Rabu, 24 Agustus 2016

Sensasi kambing di Sate Klathak Pak Pong

   Sate kambing adalah makanan yang dengan mudah ditemukan di berbagai daerah, pun juga di Imogiri, Bantul Jogja yang terkenal dengan sate klathaknya (nama menu sate kambing khas di sana). Dua yang paling terkenal adalah Sate Klathak Pak Pong dan Pak Bari. Sate Klathak yang saya kunjungi di kondangan trip lalu adalah Sate Klathak Pak Pong. Kuliner legendaris ini tak pernah sepi pembeli karena keunggulan rasa masakan olahan kambingnya yang tidak bau prengus dan lebih gurih.
20160723_205912.. IMG20160723205701
   Beralamat lengkap di Jl. Imogiri Timur KM. 10, Wonokromo, Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (timur Stadion Sultan Agung) ini menawarkan beberapa menu, mulai dari Sate Klathak (sate kambing khas Bantul), sate kambing biasa, tongseng, gule dan gule balungan (tengkleng). Menu yang dihidangkan di warung Sate Klathak Pak Pong asli ini sudah terkenal kelezatan rasanya, ditambah bau prengus kambing tak lagi tercium dari masakan yang dihidangkannya. Berbeda dengan bumbu sate kambing yang biasanya menggunakan kecap, bumbu sate klathak hanya menggunakan bawang dan garam yang meresap ketika dimasak. Harga sate kambing Pak Pong yang di tawarkan disini sangat terjangkau, antara Rp 12.000,00 sampai Rp 15.000,00. Untuk satu porsi sate klathak hanya terdiri dari dua tusuk sate tapi sudah mengenyangkan, potongan dagingnya yang besar - besar dan bumbunya yang meresap lembut tak bisa dipungkiri.
   Keunikan dari sate Klathak yang disajikan adalah pemasakannya yang menggunakan tusuk dari jeruji besi. Ini adalah kekhasan lain selain bumbunya. Penggunaan jeruji besi sebagai tusuk membuat daging lebih matang sempurna, selain itu karena sudah turun temurun dari awal menu sate klathak dipopulerkan.
IMG20160723205915
Penasaran dengan rasa sate kambing berbeda? Datang dan coba di Sate Klathak Pak Pong. Dijamin ketagihan!
Cheers,
Restiananggi

Selasa, 23 Agustus 2016

Gudeg Pawon Jogja

   Aroma nasi hangat menyeruak manakala antrian pembeli merangsek masuk ke pawon atau dapur dalam bahasa Jawa ini. Kepulan asap dari pawon nampak membubung tinggi, terlihat pemandangan yang khas dari pawon ini, gudeg yang dimasak di dandang (alat masak khas Jawa), nasi yang ditanak secara tradisional dan tungku api kayu tradisional, semua serba tradisional di sini. Bahkan nama menu andalannya dinamakan Gudeg Pawon karena pembeli akan dilayani langsung di dapur atau pawonnya.
IMG_20160722_225357
Berlokasi di Jalan Janturan No.36, Warungboto, Jogjakarta, Gudeg Pawon nan legendaris ini nyaris tak pernah sepi pembeli. Bahkan saking larisnya, gudeg habis hanya dalam waktu beberapa jam meskipun baru buka pukul 22.00. Gudeg Pawon adalah satu dari sekian kuliner legendaris Jogja yang buka di malam hari. Mengusung citarasa khasnya yang gurih tak seperti kebanyakan gudeg Jogja yang manis, ditambah paduan gudeg, krecek dan lauk pilihan seperti ayam dan telur, pengunjung rela mengantri demi bisa mencicipi masakan ini. Antrian yang mengular tak menyurutkan para pembeli untuk singgah ke Gudeg Pawon ini meskipun harus mengantri berjam jam.
IMG20160722221120
   Sesuai namanya, menu makanan yang disediakan di sini adalah gudeg, dengan lauk sampingan sesuai pilihan. Tersedia ayam atau telur untuk lauk, dibanderol harga mulai 9000 an untuk tambahan lauk telur dan 14.000 an untuk tambahan lauk ayam. Selain itu disediakan berbagai minuman tradisional yang akan menambah kenikmatan santap gudeg malam di sana. Yang jelas di sini, dengan harga tak terlampau mahal dan rasa masakannya yang nikmat, tak heran jika gudeg ini tak pernah sepi pembeli.
Bagi kalian yang mampir ke Jogja, mampir ke Gudeg Pawon adalah agenda yang tak boleh terlewatkan!
Cheers,
Restiananggi

Senin, 22 Agustus 2016

Ciao Gelato, your new favourite gelato

   Berkunjung ke Jogja, wisata kulinernya memang tak pernah membosankan untuk diulang kembali setiap kembali ke sini. Di samping ke tradisionalan makanannya, resto dan tempat makan modern kekinian juga tak henti menjamur di kota ini. Bagaimana tidak, Jogja yang kini semakin berkembang dan dicintai (dan juga dikeluhkan karena macet) adalah ladang subur bagi para penjaja kuliner dan masih surga kuliner favourite. Salah satu yang sedang hits hits nya adalah gelato. Ya, ice cream yang dibuat dengan Italian style yang sedang naik daun ini memang jadi pilihan. Bahkan dalam kurun waktu 2 bulan di Jogja sudah berdiri beberapa kedai yang menyediakan menu gelato. Mendukung cuaca Jogja yang sedang panas panasnya, menikmati gelato adalah hal yang menyegarkan.
  IMG-20160724-WA0048
pardon our face
   Berlokasi di Jalan Sutomo No. 46 Jogjakarta, Ciao Gelato sangat mudah untuk dijangkau karena letaknya yang persis di pinggir jalan. Di Ciao Gelato tersedia berbagai gelato aneka rasa yang siap memanjakan lidah pengunjung. Tersedia bermacam gelato segar yang bisa dipadukan sesuai selera seperti Orange, Strawberry, Mint, Chocolate, Cheesecake, Malaa, Lemon, Raspberry dan masih banyak varian lainnya. Harga es krim di Ciao Gelato dibanderol mulai 23.000 rupiah hingga 90.000 rupiah per menunya.
   Reduce the heat and feel the nice ambience there. I’m eating my gelato, how about yours? Happy eating Gelato people.
IMG-20160724-WA0029
 our gelato
IMG-20160724-WA0043
Cheers,
Restiananggi

Jumat, 05 Agustus 2016

Dunia Serba Terbalik di Upside Down World Jogja

   Ingin berakhir pekan dengan tempat wisata yang tak biasa? Upside Down World Jogja bisa jadi salah satu alternatif yang pas dituju untuk berakhir pekan. Merupakan cabang yang dibuka setelah Bali, Upside Down World Jogja yang mengusung tema dunia serba terbalik ini kian diminati wisatawan yang berdatangan ke Jogja. Semenjak pembukaan pertamanya pada 4 Juli 2016, tempat wisata ini kian ramai tiap harinya. Dengan kapasitas total 150 orang, tempat wisata ini tak pernah surut peminat. Upside down World buka pukul 10.00 pagi dan tutup pukul 19.00 malam setiap harinya.
   Dengan harga tiket masuk senilai 40ribu untuk anak - anak dan 80 ribu untuk dewasa pengunjung bisa menikmati berbagai spot lucu dan unik untuk berfoto. Ada delapan desain ruang yang dibuat terbalik, dari ruang makan, warmindo ala Jogja, kamar mandi, kamar tidur, bengkel, ruang belajar , ruang keluarga, ruang cuci, dan kamar anak.
  • Ruang keluarga
IMG20160724123054
  • Warmindo ala Jogja
IMG20160724122544
  • Ruang tamu
IMG20160724121537
  • Ruang keluarga
IMG20160724121126
  • Ruang belajar
IMG20160724120407
  • Ruang anak
IMG20160724120213
  • Ruang cuci
IMG20160724120053
  • Kamar tidur cewek
IMG20160724115429
  • Bengkel
IMG20160724113841
Tips sebelum ke Upside down World Jogja :
  1. Datanglah sepagi mungkin karena tempat ini ramai pengunjung
  2. Pakailah kaus kaki agar kaki tidak lecet (telanjang kaki ga papa sih, tapi kotor hehe)
  3. Manfaatkan jasa pemandu yang ada di Upside Down World dan datanglah dengan rombongan agar ga mati gaya
  4. Jangan bawa barang terlalu banyak, tidak ada loker
  5. Bawa cemilan kalau tak ingin kelaparan menunggu karena pengunjung banyak dan waktu yang dibutuhkan cukup lama untuk menunggu antrian
  6. Terakhir siapkan gaya terbaikmu dan nikmatilah kunjunganmu ke Upside Down World Jogja. Have a fun day there!
Cheers,
Restiananggi