Selasa, 09 Juni 2015

Borobudur Now and Then

   Last time I came to Borobudur was in the early of May when I attended Mbak Enggar wedding and it was gloomy rainy day. And now I came again the end of May with my “Prajab” pals. I’ve written a bit of my Borobudur trip before, but I’ll review it especially about the trip I have to Borobudur, both the early and end trip of May.



In the early of May, I came all the way to attend a wedding in such nice girly clothes and got wet. It was exciting yet disappointing since the rain wouldn’t stop as I wait. I promised myself to come again in a better mood and sunny day. 


And here it comes the chance when I am in the middle of Prajab training, on the first week we are allowed to go out of the dormitory. I go along with 5 of these kids, Manda, Naily, Dika, Sidiq and Lutfi. In such a sunny Sunday we ride taxi going there. Talking along the way to Borobudur, some sleep, some keep talking all the way and it’s really amusing for us five when Andika who just woke up gives the taxi driver money he didn’t ask. LOL! 




   Look how crowded Borobudur nowadays! I’m a bit sad for not wearing sarung to go around the temple and forget to bring my glasses. But take it easy, we come, walk around and take groufie hahaha * typical visitors these days*. I remember my childhood and moment when I was student who got duty to interview the foreigners in Borobudur. Kind of "bule hunter" but it was exciting at the moment. Now that I witness how miserable their trip, surrounded by local people who ask them to take pictures nonstop and asking many questions. Hihihi Experience it, guys! You won’t find things like this in other countries.

groufie everywhere

   Borobudur is one of the biggest Budhist temple and the visitors come from many places around the world. There are some Budhist monks come from Thailand, too. Some come for religious reason, some other just wanna come to have a tour around the temple, simply like us. Sunny day, crowded area and it burns our skin walking around spaces in Borobudur. We walk around every spot we can, Rupadatu, Arupadatu, and Kamadatu, even touching the statue’s hand like what people believe will grant our wishes, we do that. In Indonesian you can say that I am in " Percaya nggak percaya" condition about the myth. :D


   One thing I am a bit disappointed is that we only get a chance to go out during weekend and it’s really crowded. It would be nice if our day off is on Monday. Oh God! Look how dusty the area and it’s really burning your throat.

Going back to the dormitory after eating my favourite “ Kupat Tahu” together in Pak Pangat. Have a nice Sunday guys. Eat well, sleep well and laugh hard as well. Be happy~ 

Cheers, 
Anggi

Borobudur, May 24th 2015



Rabu, 03 Juni 2015

Happy Birthday 933!

   Hello, ini namanya Diah Cahyaningrum, atau lebih dikenal Arum. Cewek yang sekarang akhirnya masuk ke umur 23 ini adalah sahabat paling deket, partner in crime kalo di posko STAPALA. Nama rimbanya Bogem 933/SPA/2011, sedangkan aku Bangsal 975/SPA/2012, jarak nomornya lumayan jauh ya. Hahaha harusnya aku juga dilantik bareng Bogem, tapi malah keluar dan ngulang diklat tahun berikutnya. Sebenarnya sama kacaunya aku sama Bogem ini, tapi dia ga keliatan galau dan selalu ceria. Padahal sebenernya banyak kejadian yang ga keliatan dari permukaan wkwkwk *piss gem*
   Oiya, ini ulang tahun pertama dia gak bisa dijangkau komunikasi karena Samapta. Yep, anak Bea Cukai sekian minggu gak bisa dihubungi karena diklat yang harus diikuti mereka. Mau ngasih surprise juga gak bakal bisa. Besok besok ya kalo ketemu aja baru tak kasih kadonya. Semoga segera ketemu calon imamnya ya di sana, jangan galo galo lagi ~

Happy birthday Diah Cahyaningrum, makin tua semoga makin mempesona




Hugs from far farawaaaaay place,
Bangsal 975/SPA/2012

Please Say Yes

Please Say Yes
Please say yes when I ask you will you come to see me
Please say yes when I’m asking your opinion about the things I’m getting confused
Please say yes when I tell you not to mention another girl’s name in front of me
Please say no when she comes again asking you to come back to her
Please say no when she wants you to win her
And please say no to every wishes she tells you again, there’s me around you now
Please consider my existence
Please understand when I’m not in the right term of our unclear relation
Please try to talk to me when I just keep my mouth shut when we’re together
Please try understanding me for not speaking every thought I have to you
Please try to read me, don’t just stand still and doing nothing for me
Please comfort me when I’m about to break down
Please, I’m begging you try to know me well
And please say yes for the last line I’m asking you, will you understand me and spend the rest of your life with me
If you ask me too, I’m giving you the same answer.. YES!

Inspired by “Kiss candy”



Arrive Too Early

The train arrives at the station way too early
People still stay in their deep sleep for the time being
I am already awaken from my sleep after reaching the destination
Going to the mosque corner to keep myself away from morning coldness
Even the earliest animal hasn’t waken up yet
I close my eyes for minutes in hoping it to leave the dawn
Morning comes and the sun rises
Hello station in the morning, Magelang I’m coming..
After having a cup of morning coffee and “telo goreng”, I’m ready for leaving ~


Hey, old number


Hey, it’s been more than two weeks since I can’t access you
It’s still heartbreaking for me to lose you this way when yesterday the costumer service told me I can’t use you anymore
You’ll be re-created and used by another person I don’t know
If only I realize and take care of you earlier, you would never go away
If only I go to training after fixing you, I can still have you
If only I don’t forget the use of you, 10 years wouldn’t be total waste like now
I am sorry for not being able to save you, my dearest 10 years long private number
There are sooo many stories I have during the time I’m using you
From the sad news, happy moments and the lovey dovey conversations, the broken heart talks, and various things happen in my puberty life, it’s always connected by you.
Ah, I’m still sad for remembering this
But it’s too much If I become this mess now
I already find the new ‘you’,
Hope it will bring more happy moments than 10 years before
See you when I can take you back again..

For my 085643493821 that has gone
The brokenhearted user,
Anggi Restiana Dewi

Senin, 01 Juni 2015

Selamat Tinggal

   Sepuluh tahun itu bukan waktu yang sebentar sebenarnya, rasa tak ikhlas sudah pasti ada ketika nomor hape yang sekian lama kupakai harus hangus karena kecerobohan yang tak disengaja. Ya, setelah sekian lama ditinggalkan untuk prajab nomor hapeku hangus karena tak pernah digunakan. Sayang sih tapi mau gimana lagi aku mah ga bisa apa - apa. Semoga nanti nomor hape barunya lebih bermanfaat lah ya, nomor yang lama saksi jaman pubertas sampai dewasa harus pergi begitu saja.
Kedengarannya emang lebay, tapi ya mau gimana sedihlah patah hatinya lebih patah daripada ditinggal gebetan milih cewek lain, lebih sedih daripada orang putus. Harus dimulai dari awal, masih bingung mau beli nomor baru dan mau gimana. Ke galeri Ind*S#t pun tak bisa menyelamatkan nomor hape dari kehangusan, malu - maluin sih pake acara nangis di sana.


   Setelah ke kantor cuma dua jam karena harusnya kami hari ini libur, aku ke service center benerin hape juga, ke artos makan cengo dan kehujanan. Rencana kirim surat batal, rencana ngenet cantik dan ngilangin stress akhirnya terlaksana. Walaupun masih sedih karena kehilangan nomor hape yang lama diikhlasin aja ya, inget pelajaran nasionalisme soal kecenderungan kita sebagai manusia untuk melekatkan entah barang atau orang dianggap sebagai milik kita. Insya Allah nomer hape baru ada hikmahnya buat memulai cerita baru kan?
Who knows?

Cheers gak cheers,
Anggi Restiana

Prajab Dumang (Dua Magelang) 2015

   Jadwal prajab keluar adalah oase di padang tandusnya keseharian magang yang kulalui di kantor. Akhirnya ada yang baru nih, ada maen – maennya juga, eh dapet di Magelang pula. Rejeki anak baru penyakitan tipus nih dapet deket, padahal berharapnya ke Jakarta aja biar bisa mampir ke tempat temen – temen yang sekian lamanya ga ditemui. Prepare segala perlengkapan seringkasnya dan tadaa satu carrier siap membawa cerita prajabku segera.
   Dianter bapak sampe asrama, ditinggal dan hola holo, maen dari kamar ke kamar temen nyari temen ngobrol.Ketemu temen sekamar dari Semarang, namanya Alamanda, dan langsung nyambunglah banyak banget ngobrolnya.

                          

Dan akhirnya sore juga, kami diarahkan mau dibawa kemana prajab ini #aseek.Tiga hari pertama adalah MFD alias Mental Fisik dan Disiplin dilatih TNI AD.Dan kami amat sangat dimanja menurut pengalamanku. Masih jauh lah sama diklat STAPALA wkwkwk *songong*. Biarpun lagi tipus, aku ga mau istirahat dan leha – leha ngaku lemah, pokoknya ikut apapun yang terjadi. Dan lumayan seru sih merayap sama merangkaknya disembur pake air yang ternyata air kali sebelah, hahahah. Ga suka guling gulingnya aja. Push up pun minim dilakukan, cuma pas hari pertama aku dan Manda telat senam pagi disuruh push up 5 kali aja, bukan 5 seri lho. Dan itu bikin ketawa serius, push up cuma lima kali are you serious? ^^V Dan gara – gara hari pertama, aku beli sepatu baru karena ga bawa serep, yanasip.
   Penuh kegiatan baris berbaris, bahkan kami dijadikan petugas upacara hari Kebangkitan Nasional dan aku juga jadi petugas, walaupun rada cacat sih ada sedikit kesalahan kami bisa menyelesaikan tugas ini dengan baik #tsaah.

Diajari cara apel, gantian tugas dan piket, jadi ketua kelas itu nagih lho, berasa balik ke jaman SD hmm. Tapi kebiasaan hidup dibawa santai dan gampang ketawa itu susah buatku waktu jadi ketua kelas apel malam. Ngeliat temen “stress” bikin ngakak dan dihukum push up lima kali aja. Oiya karena ketidakperhatianku dengan surat edaran, sepanjang prajab ini yang kupakai adalah hijab kreasi. You know yang ribet dan rempong itu, dan warna warni hahaha. Mohon maap ya~

   Hal paling berkesan dari MFD ya jelas makan siangnya, semua menu dicampur, jijik jijik tuh.Nasi, ayam, pepes, sayur, semangka, melon, papaya, sambel, dan semua takremet – remet sekuat tenaga. Yang paling menjijikkan ya hari kedua pas makan dicampur sekalian sama es buah juga, bayangin es buah yang harusnya seger rasanya berubah kaya muntahan. Yeks, mau nangis ini hari kedua aku merasa lemah. Semua terjadi gara-gara es buah si Honggo tumpah pas pelatih lagi nengok, jadilah es buah harus ditumpahkan semua ke nasi atas nama korsa. T___T Disuruh jalan jongkok kalo bikin kesalahan, tapi biasa wae sih dulu diklat pernah lebih jauh malah wkwkkw. Efek dari tiga hari ini pun akhirnya terjadi, kulit mulai bersisik mengelupas karena dijemur, efek hari pertama lupa pake sunblock.Maaaaak.

 
   Hari keempat dan seterusnya kami mulai makan dengan nikmat tanpa dicampur atau diremet remet lagi hahaha, ditungguin pelatih kadang engga. Dan hari keempat ini adalah hari terseru karena isi pelajarannya games sepanjang harinya hihihi Muka paling banyak coretan lipstick tapi tetep seneng, ga papa lah biar kalah dan gampang kena hukuman yang penting ketawa :D
my face

selfie perdana pasca mfd




kelompok ngantukan tapi kreatif



Hari hari setelahnya kami kuliah di kelas dan duduk sesuai papan nama, ada permen dan aqua penghilang ngantuk. Tapi aku gak tahan, obat ngantuk kan cuma satu, tidur. Nahan gak tidur itu susahnya luar biasa yaampun, untung ada pelajaran yang seru dan ada gamesnya, ada joged making melodies juga hahaha.Kembali bahas pelajaran, ngantuk lagi, emang alergi kelas ini dasar ya.Karena banyak ceweknya, jadi kelas tetap ramai banyak yang tanya, sedangkan aku nanya ketika ada silverqueen aja wkwkwk. Maapin yak. And you know what, prajab gerombolan ini dibilang prajab syar’i, subhanallah ya ~~

   Minggu pertama diakhiri dengan hari Minggu kami diijinkan keluar alias pesiar, ke Borobudur walaupun cuma berenam karena yang lain sibuk dengan acaranya masing – masing. Aku, Manda, Dika, Sidiq, Naily dan Upek ke Borobudur panas – panasan, celakanya lupa bawa kacamata kece yang sengaja disiapin buat jalan – jalan, ah Anggi payah.
   Sampai Borobudur, innalillah ramenya minta ampun, banyak anak sekolah wisata ke sini rombongan, udah ngap ngapan naik sampai bagian paling atas, kami cuma foto – foto di spot tertentu, lumayan lah ya bisa buat ganti DP. Kepanasan sampai males gerak karena kelaperan, setelah dari Borobudur kami ke Kupat Tahu Pak Pangat, anggeplah sebagai orang Magelang aku nge-guide in turis hahaha. Dan kami pulang ke asrama sangat tepat waktu, maklum ngejar sisa waktu tidur siang juga. Thanks guys for today, ngunjungin Borobudurnya keturutan. Sayangnya satu sih, lupa ngehubungin Mbak Enggar, harusnya kan bisa gratis. Yowis gapapa ya ~




 

   Minggu kedua kuliah di kelas, apel rutin dan yah begitulah. Selain pelajaran kelas, ada tugas aktualisasi diri yang lumayan banyak dan dibawa santai aja harusnya bisa sih, tapi di sini karena mungkin kebanyakan cewek jadi agak kurang bisa santai. Aduh, jangan pada tegang dong, enjoy the moment pliss. Mau nggak mau aku tau diri juga ikutan nyicil ngerjain tugas ini biar gak ditolak pergaulan. Kalo dipikir udah rumah deket gak bawa laptop, tugas pun takkebut ngerjain bareng geng DJPB, parah tapi biarin deh ya ~ Selama tiga malam berturut aku, Manda, Dika, Sidiq, ada juga bumil, Mbak Fani, Upek, Dita dan Mbak Atri yang biasanya udah ngendon di perpus ngerjain tugas bareng. Mohon maap kalau playlist yang selama ini takputer menyakiti kuping ^^V



Tugas kelar sebelum waktunya, pembimbing lumayan enak, tiba – tiba udah mau hari terakhir. Duh dek sedih juga sih mau pisah sama temen kelas, ngerasa dua tahun hambar gak punya kelas sejak kuliah terakhir kalinya Mei 2013. Hari Sabtu ditutup dengan ujian dan seminar, rasanya semua orang semangat bertapa mengunci diri di kamar.Duh belajar bikin lapar, celakanya itu kejadian di kamarku dan Manda.Tahan aja sampe pagi hahaha.
   Hari ujian, aku belajar tak pernah ngoyo, seperti biasanya, toh soalnya pilihan ganda, tinggal disuruh milih kan ya. Hahaha Bismillah aja, pede banget ngerjain ujian keluar dari kelas paling pertama, itupun udah berapa kali ketiduran saking ruangan dingin dan udah bosennya.Balik ke kamar ambil power bank dan nyaris tidur pas Dika ternyata juga udah keluar ruang. Batal tidurlah, kasian ini bocah kalo hola holo sendirian di gedung B. Dan setelah nunggu sejam kemudian siswa – siswa yang lain kelar juga. Nikmat Tuhan mana yang kamu dustakan, begitulah yang terjadi di Magelang. Fasilitas oke, hukuman minim, waktu spare kebanyakan, dan setelah seminar semua bebas yang mau pulang langsung silahkan, stay juga silahkan.

the one and only bumil di prajab ini
groufie ~~


Dan aku adalah jenis yang tetap stay sampai Minggu pagi padahal rumah juga itungannya deket. Mumpung masih ada temen – temen, Sabtu malem lagi, sayang kalo kecepetan pulang. Making one more moment lah ya ~
   Sore voli alakadarnya, nyobain tenis juga, duh malu – maluin aja udah berapa tahun ga voli grogi megang bola. Maapin maapin, kena bully lah keliatan payahnya.Setelah sesi olahraga selesai, beberes dan makan malam, akhirnya rencana karaoke tetep dijalankan. Yes, mayan dapet beberapa lagu, dari yang galau banget, dangdut alay, sampe yang pake teriak teriak. Berangkat pulang naksi, gaya banget lah, dan waktu pulang kami mepet hampir jam 10 malam.



Honggo agak agak panik karena takut dilarang masuk, padahal niat semula pengen ke angkringan karena lapar. Akhirnya aku berdua sama Manda ke alun – alun tanpa satu cowok pun nemenin, dan digodain preman. Yowis jalan cepet lah kami, untung malem Minggu jadi rame dan terhindar dari marabahaya *bhay* Sesampainya di asrama sambil ngerumpi, aku dan Manda packing karena Minggu pagi pulang.
Minggu pagi datang, kami pulang, sampai ketemu tiga minggu lagi, kita pesantren kilat kenkawan ~ See youuu soon ~