Tampilkan postingan dengan label Daily. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daily. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Desember 2015

Sunset at The Balcony

   Having a long weekend for Christmas, as Michael Bubble “All I want for Christmas is you” song being played everywhere staying alone is my choice during the holiday. Last night before my only homemate go home, we get free ticket to watch Negeri Van Oranje movie. Thanks to Keiko with her kind offering when I’m not in the mood of doing the training. Sorry shifu I skip the class and decide to watch the movie instead.

   Being overwhelmed lately, I must have been wanting to go on a picnic lately. Get a rest Nggi, just relax, no need to rush in everything. After getting the ticket that I almost lost due to my careless habit, there’s still one hour left and we move to the balcony where people usually eat their chicken while catching some sunset.


I don’t quite understand why this mall concept is ruined and be this empty. It’s just the chicken franchise that the brand I don’t have to mention as the only attractive spot of the mall. We have the balcony with sea view, planes flying near and sunset spot that everyone loves.
Here I am, doing the same thing like what people love doing here. Sitting near balcony and enjoying the view of sunset we used to see.
Although it’s driving me crazy that I’ll stay alone for four days streak, I’m okay. I just want to enjoy the sunset at the balcony.
When will you come with me?

Anggi

Minggu, 13 Desember 2015

The perk of having Social Media

Social media, supposed to be a useful thing that connect us people but ended up having bad impact beside its goodness.

To be continued..

Jumat, 27 November 2015

Tasting the Premiere

All my life been watching at the cinema in economy class, now I get the chance to taste the premiere.
We got blanket, nice sleeping chair and a small desk for two.
It' s nice to go there some more time, alhamdulillah rejeki anak soleha that night we got it for free..
Good thing comes for those who didn't wish for it sometimes :p

Cheers from the premiere,

Kamis, 18 Juni 2015

Mendadak Salatiga

   Ajakan sepupu untuk ke Jogja di Minggu pagi yang cerah ceria tampaknya tak terlalu menarik minatku. Aku lebih mending ngendon di rumah menikmati weekend yang tinggal hari ini, yaiyalah ini Minggu dan besok Senin. Tak sengaja berawal dari niat nganterin saudara nyegat bis bisa bablas sampai rencana nganter sampai rumah yang jaraknya lumayan di perbatasan Salatiga. Mendadak ke Salatiga, bisa dibilang seperti itu.
   Datang tanpa rencana, bahkan sekedar mandi pun terlupa hahaha. Jadilah aku leha – leha di sana, numpang mandi dan makan sepagian. Di tempat budhe lebih tepatnya, setiap hari dilakukan proses pembuatan gula jawa yang masih alami. Sayang sih matangnya masih 5 jam lagi, sedangkan aku mendadak janjian akan ke Salatiga. 






Mampir ke Bukit Cinta Rawa Pening pun batal, karena melihat parkiran yang lebay sesaknya. Aku hanya sempat memotret sawah dekat rawa dan memenuhi janjiku ketemu anak gaul Salatiga.
   Ketemu Aulia dan Riza, ya begini aja di Salatiga mah isinya cuma makanan dan resto. Kami nongkrong di pondok makan lesehan yang pemandangannya langsung sawah – sawah, banyak bule dan tionghoa rata – rata. 







   Ya jelas sih, orang pribumi melihat pemandangan sawah sudah sangat biasa. Aul harus pulang duluan karena ada acara, jadilah aku pergi berdua dengan Riza. Kami ke Kopeng yeeey. Ngemil lagi lah, saking bingungnya mau kemana lagi. Setelah ngobrol ngalor ngidul dan selfie aku pulang sebelum gelap. Lewat jalan dekat basecamp pendakian Merbabu, ah aku kangen ya Tuhan. Pengen naik gunung lagi, sudah 7 bulan dengkul ini diparkir di kehidupan kantoran.

 
naik gunung yuuuk :(

bisnya nyebur sawah


Sampailah di rumah setelah 20 menit keliling dan sempat nyasar. Maafkan kebiasaan naik motor yang gak bisa pelan ini. Sampai ketemu lagi perjalanan tanpa perencanaan, semoga lain kali akan sangat menyenangkan.

Dari yang sukanya motoran,
Anggi Restian

Kamis, 05 Maret 2015

Balada Anak Motor

   Magang di daerah yang dekat rumah dan bisa ditempuh kurang dari satu jam membuatku memutuskan mending gausah kos daripada ngah ngoh bingung. Secara kebanyakan kosan di Temanggung ga ada tipi, sedih kali, kalopun ada kosannya mahal kan mending nglaju aja jadi anak gaul motor. Rumah di Grabag dan ada tebengan Mbak Nafiz, lumayan daripada sendirian alhamdulillah ada temen berangkat pulang. Jadilah kami tebeng - tebengan sekian bulan, dari November sampai Maret ini masih berjalan.
   Jadi pengendara motor dengan kesepakatan dia mengendara saat berangkat dan aku di sore waktu pulang. Tiap hari akrab dengan semburan asap knalpot - knalpot kendaraan yang kami lalui sepanjang jalan Grabag- Temanggung. Jalan raya Secang yang dulu bukanlah yang sekarang. Jalanan yang sekarang banyak diisi truk truk muatan barang yang beratnya berton - ton dan besar tinggi memenuhi jalan. Bagi pengendara motor seperti kami, kena semburan asapnya itu musibah, selain bau dan polusi, menyebabkan kabut asap dadakan dan memecah konsentrasi berkendara. Kondisi jalan yang dulu mulus kini semakin berlubang dan tidak rata, sedihnya kenapa jembatan pantura pake acara rusak segala.
   Dilema lain jadi anak gaul motor yang nglaju setiap harinya adalah cuaca. Dari awal OJT sampai sekarang hampir tiap hari hujan.cuaca mendung pun sudah tak asing lagi. Jackpot adalah kalo berangkat hujan pulang hujan, hahaha sedih rek. Sayangnya musim hujan masih berlangsung sampai sekarang, dan entah berakhir tepatnya kapan. Lalu lalang di jalanan setiap hari bukan tanpa gangguan. Beberapa kesialan pun sempat kami alami wkwkk Mulai dari telat ke kantor karena ban sobek sampai kesialan yang terjadi dua hari terakhir ini. Agak geli dan sedih mengalaminya sendiri sebenarnya hahaha
   Selasa, 3 Maret 2015 paginya ban motor sempat bocor kata mbak Nafiz, dan apesnya sore kami pulang ban sobek di tiga bagian ditambah hujan deras yang semakin mengguyur kami dengan kejam Hari ter apes dalam sejarah per OJT an, apalagi jas hujanku robek di bagian tengah hahaha aslilah apes tapi geli sendiri. Mampir ke tambal ban yang jaraknya lumayan dan menunggu sejaman :"> Masih menunggu mas - mas tambal bannya beli ban, bongkar dan pasang ban baru, beginilah dua cewek pulang magang basah kehujanan plonga plongo. Sampai rumah hampir isya dan hujan semakin deras mengguyur. Bahkan saking derasnya aku terpaksa membuka kaca helm untuk melihat jalan. Gileee broo, mata pedes banget kena air hujan. Nasib kacamata patah </3 Alhamdulillah sih sampai rumah biarpun kemaleman. Untung dirumah, ada air hangat buat mandi dan dibeliin capcay rebus jadi ga terlalu ngenes.
   Rabu, 4 Maret 2015 sepulang kerja tanpa firasat apa - apa, keapesan yang lain terjadi. Belum genap 24 jam ban motor diganti, tiba - tiba ban belakang motor yang sedang melaju dengan santainya ini meletus "Pletak!" Sedikit oleng dan segera menepi alhamdulillah selamat tanpa lecet. Tak perlu usaha keras mendorong motor karena tambal ban hanya berjarak sepelemparan batu. Hahaha lagi lagi nasib kami, beruntung hari ini hujan sempat berhenti. Tambal ban lagi :D Astagaa, ini beneran lah ya dua hari berturut - turut balada jadi anak motor begini nih.


   Semoga segera prajab dan penempatan yah, sudah mulai jenuh tiap hari diguyur hujan di jalanan. Pak Menteri ditunggu SK nya Pak ^^v

anak gaul motor,
Anggi Restiana Dewi

Selasa, 27 Januari 2015

Bikin Bekal Yuk !

    Bosan dengan makanan warteg dekat kantor yang terbatas, membawa bekal sendiri adalah salah satu alternative terbaik untuk menghemat rupiah. Selain irit, makanan yang dimakan pun kita tau takaran sesuai daya tampung perut sendiri. Sebagai cewek mandiri *bukan BRI atau BCA*, membawa bekal adalah urusanku sendiri, memasak bekal sendiri dan menyiapkan semua sendiri. Maklum emak sama bapak sibuk ngurusin warung makan, daan memang sedari kecil bisa masak jadi it’s oke wae lah
   Sempat masak memasak juga dengan makanan hambar ala diet mayo dan akhirnya berhenti, akhirnya aku lebih memasak bekal yang penting sayurnya banyak. Dan ini adalah salah satunya, Kwetiau goreng feggie *namanya sok idih ya*
.
20150115_073237
Bahan :
  • Kwetiau
  • 1 ikat Sawi/bisa diganti sayur hijau lain, missal brokoli atau kubis, dirajang
  • 2 butir tomat, separuh diiris untuk tumis
  • 2 butir telur
  • 6 siung Bawang,cincang
  • 6 biji cabe, iris
  • Garam secukupnya
  • Lada secukupnya
  • Gula aren secukupnya
  • Minyak goreng/ margarin
Cara Membuat :
  • Rebus kwetiau, tiriskan
  • Panaskan sedikit minyak/margarin dalam wajan
  • Bawang digeprek dan dicincang halus, masukkan, tumis hingga harum
  • Masukkan irisan cabe, gula aren, garam, lada, tomat
  • Setelah baunya harum, masukkan sawi dan masak hingga agak layu,
  • Tumis dan masukkan telur, dilanjutkan dengan kwetiau
  • Aduk hingga tercampur rata, bisa ditambah bumbu sesuai selera
  • Jika ingin lebih berwarna cokelat tambahkan kecap aduk rata
  • Kwetiau goreng siap dihidangkan
Resep di atas praktis kan? Daripada makan di warteg melulu, jadi anwar alias anak warung. Mending jadi arum kan? Anak rumahan dengan makanan dibikin di rumah. Selamat mencoba, mari selamatkan perut dengan menyaring sendiri makanan kita ~
Happy tummy ~
Anggi Restiana Dewi

Being Immortal

   Nothing lasts forever in this world, and no one will live forever. That’s true. But what about writing? Whats up with writing? There’s some saying, “ By writing you’ll become immortal.” Believe it or not you’ll become Immortal by writing, and I’m totally agree with this saying. People may live and die, but memories last, and one of them is the written one. Believing this saying and my wanting to keep memories alive, then I remember my past trips that haven’t been written well and disappear as the time goes by. As for daily I diligently write my daily life in diary since junior high. But when I was in 2nd grade of Junior high, the diary got burnt. Not incidentally, I hate the stories inside it then burnt it ahaha . My temper was extremely dangerous.. I write those life stories in my own style of writing (you can say it lebay) and started to write my diary in English since early 2014. I can’t believe this is my 2nd year of English diary :3 The writing of my trip and travel experience still in progress of remembering some missing trip that haven’t been written. :”> And for the rest of travelling stories have been written in some good way I think hahaha
   You may remember the trip, how it goes, the details during the time of your trip or the time being near, but you’ll not be able to remember it forever. Write the trip into good writings may give you good guts, feeling and its own satisfaction. You may be lazy to write the detail of the trip by the time being. But when years passed by, you’ll forget the detail and regret it later why you didn’t write in such good opportunity. This is why I started to collect memories and write as many as possible. Some of my writings maybe too subjective, but it’s okay since I write it on my own. The person who’s in the same trip may write their own version If mine isn’t good enough. Hihihii

20150110_105436 20150110_105326

   I’ll just deal my trip will turn out into good writings by organizing them, now moving some important writings from my blogspot into the wordpress. Let’s just call it duplicating Hahahaha.. I have 3 blogs now, 1 tumblr, 1 blogspot and 1 wordpress. Let’s organize and start writing good things in proper way hihihi. I believe that someday even when I die, my kids and the next generation will still remember me by the time they find my writing. I’ll become immortal, right?

Selasa, 07 Oktober 2014

Provider dan Laki Laki

   Sebagai pengguna kartu dari provider yang sudah 9 tahun lamanya kugunakan, baru kali ini kecewa berat kurasakan. Bayangkan, saking setianya menggunakan kartu ini, saat SIM card rusak pun aku lebih memilih ke graphari untuk sedikit repot mengurus pergantian kartu daripada ganti baru.
Sembilan tahun bukan waktu yang sebentar loh, apalagi nomor kadung nyebar ke mana - mana, ganti nomor baru akan terkesan childish rasanya.
Sama halnya dengan menyukai laki - laki, walaupun sudah sekian tahun menyimpan perasaan akan enggan untuk mulai menyukai lelaki baru karena hal yang namanya terbiasa. Ya, apalagi terbiasa dalam kurun waktu cukup lama.
   Kecewa hebat ini kualami setelah menggunakan smartphone dan mengenal paket internet bulanan. Dari harga sekian, naik lagi dan tiba - tiba kemarin harga melonjak naik semena - mena tanpa pemberitahuan, emosi rasanya tapi aku bisa apa sih. Aku cuma remah - remah rempeyek hanya satu dari sekian juta pengguna jasanya. Hfff
Kalau diibaratkan laki - laki, jenis ini yang sudah membuat kita terbiasa bersandar dan nyaman dan tak memberi kabar tiba - tiba menghilang dari hidup kita tanpa alasan. Semacam mungkin dia lelah tanpa bilang - bilang pergi begitu saja HAHAHA
   Sambil menunggu waktu magang dan berharap dapat uang bulanan untuk hape baru yang bisa dipakai smsan dan telpon, sepertinya memang harus dipisah kebutuhan internet dan konvensional.
Ya, inilah sebentuk kekecewaan orang yang sudah dengan sangat setia selama 9 tahun :"
Untuk pengumpamaan yang satu ini, sambil berusaha memperbaiki diri untuk menemukan lelaki yang tepat menerima apa yang ada dulu, semua akan tiba waktunya. HAHAHA
Mohon maaf lahir batin, tulisan ini kacau sekacau kacaunya, intinya saya kecewa dan lelah


Anggi

Jumat, 12 September 2014

TKD, It's the end where I begin

   TKD done! Such a tiring and hurtful stage to pass, I even had a terrible headache for the whole week. Thanks God, it's done already, with average score its okay since it will still be DJP for me. Although I'm dying to enter DJBC, I can never quit for being placed in DJP. Hello, I'm part of you now, Direktorat Jenderal Pajak. May God bring me to mr destiny too wihihii. Sadly, some of ours still have to fight the remidial. May Allah bless you guys.

    After being in such dilema, I decide not to go to Palembang and attend Suwi's wedding since I ran out of money. I choose to attend Ela's graduation in UI, along with my housemates, Wiga, Reyza and Arum. It was such a mess, rainy day and all wet. Luckily I met Ela although I couldnt find another.
The next day I catched cold and fever hahaha. I stayed at home, going out for some food and this and that. Being healthier, in such a cold Saturday I could watch Live music in Bintaro Exchange, the next chance singing at karaoke w Wiga and Reyza, watched movie after such an awkward class gathering of five. And several days later I fell down for sickness. I couldnt go out since my head hurts, my fever went high and I had diarrhea. Poor me, for 3 days I couldnt go out. And I had to hold myself since I couldnt join rafting in Cisadane. TKD has done, and I stayed for being a sick person. :"(
   Me, Wiga and Reyza go back to our hometown in the same day, Thursday September 9th, 2014. As for me, after being left by the travel Nesty take me to Kramat Jati, thanks to her kindness, and Reni although she's really busy, I am really thankful for her letting me stay. I'm gonna miss this place and them. Ah, Its always sad aura for leaving Bintaro. It's really the end now, end of my busy life in Bintaro, end of crazy and free life. And the same time, its the beginning for a new stage of life, the real workplace we're having. The announcement is coming, and everybody loses their mind. Me, too. I lose my mind for being in DJP, as predicted hahahha. Byebye DJBC! 
This is it, the announcement shows that this is the last time we have for seeing each other, last time to spend with our fellas before being separated by our workplaces. This one in DJP, that in DJBC, Setjen, Itjen, BPPK, BKF, etc. Separation is in front of us, having 1 month left before we're really will be separated. Sad, but it's the thing we have to cross, the path we chose, the thing worth for our 10 months of waiting.
   May Allah bless us always, see you guys, in another better journey and conditions of our life ~
Bismillah,


Anggi,
a new member of DJP family
   

Sabtu, 09 Agustus 2014

Tour Imagination

   Actually I'm suck at writing with certain theme I should follow. Ah, so many times I havent pass the contest and get the chance to win the main prize. I  won several times, but they were just " hadiah hiburan" which means I'm no lucky at all. I get envy for all the person who always ended up winning everything, hmm I wonder when will I get the chance to get the bigger fish, winning a great trip somewhere abroad. Keep dreaming, and writing, there will be many ways If you want to do so.
   Last time I join a contest to win the England trip but I'm going nuts for failling and falling apart after get lost -__-'' I don't wanna write such things anymore, but nowadays as a jobless person I found myself should write often to chase the trip I'm always craving for. This time, the contest I am going to write a good story, please help me. Please pray for me, who knows that "Dewi Fortuna" this time will lead the way on me? 

Selasa, 29 Juli 2014

My Very First Pasport

   Studying abroad, travelling abroad are my dreams since I was kid. Too many factors kick me out of the way, I am in the state that I'll be a civil servant soon in the age of 22 and I haven't even going abroad for once in my lifetime. I waste my time for delaying pasport making. One of my pals says that a lecturer in UI even gives advices and make his students travel abroad with all their own way. Woow, it will be great If I can grant my own wish too. Seeing another friends in normal college get the chances for student exchange abroad, travelling with all of their blessed life I'm dying inside actually. Being jealous and doing nothing is total waste I think. So I decide to just wait TKD home and start to collect my documents for making my own pasport. I have to make it, my own way, I dont care If I have to go alone. 
    Browsing the steps of making pasport in immigration office I choose the online one. I scan all documents needed and register online. Wednesday, July 16th thanks God I have friends in Semarang so I'm not confused doing the payment in BNI. Thanks bro Arga who's willing to take me. And I complete the registration and choose the next day July 17th to come to the Immigration.
    It was such a hot fasting day, ehem I wasnt fasting anyway but it took a looooong way to get there. I had to ride bus, BRT and finally got there. I was just a lonely confused girl, thanks God I found the same age girl who's making pasport like me, Heny. When she asked me where I wanna go I kept saying Japan and Korea hahaha I dont know which first country I'm going to actually. The most important thing I make my own pasport first. Hahaha



   After queuing for the document checking, we moved to the next line, waiting for taking photos and interview. I thought it would be a very complicated thing making my own pasport without what do we call calo hahha. Alhamdulillah the process finished after the interview. A mommy who's waiting for the 13th salary as civil servant kept being busy talking to me about bureaucrazy and THR thing. She even asked me how does it feel to work in Ministry of Finance, oh maam my destiny hasnt been decided yet wkwkwk I hope soon. And we laughed about many things while another people queuing kept staring at us. Oooops sorry. And thanks God it was 10.00 when I finished all process. The pasport will be ready to take the next 6 days !
   I decided to go back home instead staying at my aunties home longer. I came to my junior high friend and spent a night accompanying her fasting then we go home together ~ 
The date my pasport about being ready to take I spent almost a day for being stuck in a traffic, how cruel Semarang roads during mudik time like this. It was super awfull and tiring day. I met a Chinese girl who's going to Immigration like me, Yihan her name. Hahaha She can talk Indonesian language anyway. And after one hour I get my pasport mumumu, my very first. Alhamdulillah, one process being clear. I'm ready for being a part of Ministry of Finance and spend my money for travelling abroad. Bismillah, it has to be 2015 anyway.. :"""""

Senin, 28 Juli 2014

Ketika SMS tak penting lagi ~

   I live in the era ketika SMS bukanlah salah satu media komunikasi utama. Yap, banyaknya aplikasi untuk komunikasi sebut saja whatsapp, line, bbm dan kawan kawannya, hal yang namanya SMS bukanlah media komunikasi penting lagi. Pelan tapi pasti perannya mulai diambil alih oleh medsos yang lebih kekinian.
Sedih sebenanrnya, ini bukan lagi jaman ketika sms ucapan, perang kata - kata sok manis dikirim untuk ucapan, jarang sekali untuk masa sekarang ini orang dengan legowo mengirim sms yang diketik tanpa copas. Syukur alhamdulillah masih inget sms, jaman sekarang fungsinya sudah mulai diambil alih. Ikut arus, karena ga punya pulsa dan sedih. Perkembangan teknologi semakin canggih, komunikasi manusia semakin terlalu berlebih, dan ini malah seringkali mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat, ya era smartphone ini membuat usernya jadi dumbass diakui atau tidak. 
   Mantengin timeline yeahmahasiswa semalem cuma bisa cengengesan nostalgia, sekaligus sedih. Duh dek udah semakin tua, teknologi udah maju kemaana - mana. Semoga yang namanya SMS tidak akan terlupakan ya lama lama biarpun kecanggihan memfasilitasi semuanya


Rabu, 09 Juli 2014

Happy Election Day, Indonesia

   After being through such a long process of campaign everywhere, our two candidates Mr Prabowo and Mr Jokowi have to be ready for today, the people will decide who is the one that will be our President for the next 5 years. All Indonesian hope the best for our nation, whether it will be Mr Bowo or Mr Joko we'll know the result in July 22nd. 
   How does it feel after voting for today's election? Satisfied? Or released? Me, I hope the best for everything whether the candidate I choose get chosen or the rival will get the crown. Hmm. During the campaign period, everyone seems to give attention by doing black or white campaign, separating ways with their friends having different taste of leader, breaking up the relationship and so on. I've been through such an awful time too. As a young voter, I want to choose a powerful and strong candidate I like. Yep, it's Mr Prabowo, after thinking and reading every info of both candidates I choose him. Not because I hate the rival, but I'm disappointed of the person who can't keep promises. Actually I'm his fans when Jakarta Governor Election, but I turn to change my choice after months. It's my right to choose the candidate I wanna choose, right? I hate it when people can't keep their mouth open with such disastrous words. Don't try to change my vote dude. I know I'm doing a part of campaign too but it's okay since the election day nearly over.
   Remembering both candidates have their own capability and weak side, I choose one of them who's not in the politic party I hate the most. After today, the result will come soon and the choosen President can lead this country to be a great one. I hope for the best for our country. Be great Indonesia.. Well, Happy Election Day everyone~
Habis kelingking dikutekin ungu pake tinta, numpang ngupil duyuu ~

Senin, 07 Juli 2014

Demotivated


        Being jobless person for almost two monts driving me insane since I am the type who get bored easily of everything. I used to spend my time going to fitness centre, writing, and watching films. Since it’s fasting month and I get no routine activities like my old life I’m going crazy and became demotivated.

I did workout in fasting month but ended up being so weak and lazy to go to gym. I was sick, going on a trip to climb Mount Prau and I messed everything up. I forget to control my appetite and became demotivated to do the workout. I supposed to be healthy but damn I ruined it myself. It’s already 10th day of the fasting month which means I have 20 days left to control my appetite. Please behave, don’t eat too much like a pig -___- But, the thing is I’m jobless and stay at home. Refuse to eat every tasty food is such a waste, emm so I am still confused to continue workout during fasting month or not. Damn, I’m demotivated. I need moodbooster but I find it nowhere -__-

Bulan Puasaku

   Bulan puasa adalah bulan yang sangat tepat untuk berburu pahala, itu pula alasanku tetap bertahan sebagai pengangguran di rumah selama puasa. Idealnya sih semakin sering khusuk beribadah, kapan lagi aku bisa nganggur begini sebelum datang masa kamu pulang setahun sekali akhirnya aku memutuskan untuk ga terlalu bingung mau apa dan kemana selama Ramadhan ini. Di rumah, masjid, keluar baru saat aku naik Gunung Prau kemaren kemaren.
   Awal puasa, masa menyenangkan untuk ke masjid taraweh. Melihat barisan shalat yang penuh dan ramai orang ingin jamaah teraweh, suasana Ramadhan sangat terasa. Ah, tapi itu semua cuma kamuflase, semakin hari barisan semakin berkurang banyak, satu baris , dua baris dan seterusnya. Sedih rasanya, anak muda jaman sekarang, anak – anak jaman sekarang tak seperti dulu jamanku yang setia menenteng buku untuk mencatat ceramah dan ibadah selama puasa. Kangen banget jaman kanak – kanak, bawa buku ke masjid minta tanda tangan Pak Kyai. I’m getting old already.

   Perasaan bertambah tua itu menyedihkan, ya ditambah banyak cewek di kampungku sudah punya momongan, nikah, entah ilang ke mana, paling tersisa tinggal tak banyak seberapa orang. Dan aku salah satu yang masih bertahan hahaha kesepian sih tapi ngapain aku harus buru – buru seperti mereka kalau belum siap toh akhirnya juga sama saja tugas istri ya begitulah. Sedangkan cowok – cowok yang sudah mulai dewasa sibuk dengan urusan mereka sendiri, entah aku tak begitu ambil pusing. Cuma sedih, keadaan kini tak semenyenangkan dulu. Ah semua cepat sekali berlalu dan aku tak pernah tau bagaimana masa kecil yang indah sudah menghilang ditelan waktu.

Rabu, 14 Mei 2014

Don’t Ever

    Don’t ever fully trust a human, even if it’s the delivery for the food you’re craving for. The guts to say, delivery itu sangat php emang iya. Pelajaran yang musti diambil dari kejadian ini adalah, semenjak kamu memutuskan untuk jadi bagian dari kampus ini siap ga siap php itu ada dan nyata. Dalam segala hal, kepastian tanggal ujian, kepastian waktu bahkan wisuda pun bisa mundur. Jangan percaya sepenuhnya, iya sih harus banget aware sama keadaan yang bakal ga terduga gini.

   Aku kapok, gak mau percaya lagi sama siapapun sepenuhnya hahaha sial banget lah ini, sampe kelaperan 3 jam kwetiau ga dianter anyway.. Go f*ck yourself ! Hah, I hate you kwetiau deliv, you’re just like him! Tipis ( kaya selaput salak dibelah 7) , php, dan kampret..

Jumat, 18 April 2014

The Reason Why I'm a Sleepaholic ~

   Nggi, kamu ini cewek apa kebo sih? Di mana mana kerjaan tidur melulu. Mungkin ini kalimat yang sudah orang sering katakan. And I dont care hahaha Iya untuk ukuran kebiasaan tidur bisa dibilang sangat akut. Dari jaman bocah sih, kalo ada hal yang membosankan mending tidur. Jaman SMP sering begadang, tidur paling kalo lagi ada kelas kosong. Masih sopan kebiasaan ngebonya di rumah. Beda dengan jaman SMA, masuk sekolah di kelas yang disuruh bapakku dan kebiasaan cuek tidur dimanapun membawaku jadi kebo everywhere.

   So many times people got angry of what I did.. I'm so sorry people.. Kebiasaan tidur dibawa kemana - mana, di kelas aku bosan, setiap ga tertarik dengan pelajaran aku lebih memilih tidur. Mungkin agak kampret, tapi ya beginilah si Anggi kerjaan tidur mulu. Oiya jaman SMP pernah tidur dengan pd nya dan dilempar penghapus, oops yang kena temen sebangku (maaaap bro)
Dan jaman SMA ini, bukan ga pernah diamuk guru. Marah besar, Bu Hesti wali kelas X yang teriak dari pintu karena aku tertidur dua jam pelajarannya fulll! "ANGGII WAKE UP!!! ' she said. Dan aku ngerasa insecure habis didamprat. Ampun maaaam, kebiasaan. Another my bad sleeping habit adalah di kelas dengan atau tanpa alas selalu tidur. Bahkan pas ujian, you know ujiaaaan dan hey ujian nasional pun aku ketiduran karena bosan ngerjain soal. Paraaaah! Untung lulus yaa.
   There's a moment to steal for sleeping dan setiap ada kesempatan selalu buat tidur. Bahkan suatu sore pas pulang bareng anak SMK dan anak satu sekolah nyaris kejengkang karena tidur sambil berdiri. Bego ga tuh hahaha Tapi bodo amat daripada bengong ga jelas. Jadi ceritanya bis penuh dan ga dapet duduk, aku hampir kejengkang pas pak supir tiba - tiba ngerem dan nyaris kejengkang. Anak SMA sebelah pada ketawa, kampret minta ditabok bukannya ngasih duduk malah ketawaa ~
Sampai di tempat les, maen dan apapun saat bosan atau ga ada hal yang bisa menarik minat I prefer to sleep. Hell yeah! Pernah juga kecelakaan motor pas ngebonceng temen, sebelumnya hampir nyebur sawah karena ngantuk.
   Kebiasaan, this bad ass girl still love sleeping sampe jaman kuliah ndyees. Kebiasaan tidur di kelas, ujian juga ketiduran bahkan harus pake ditabok temen bangku sebelah biar bangun.
Tau ga, bahkan pas ikut diklat yang katanya keras aku pernah ketiduran pas push up. Kamu gila Nggi, iya gilaaaa! Gapapa dimaafkan, golongan darah B emang hobi tidur ya. Bahkan ada artikel yang bilang, orang golongan dara B tetap tidur mendengkur walaupun ada tsunami. Nah, pas ada slide ini anak sekelas kompak nanya aku golongan darah apa hahaha Ketauan bangeeet ~ Apalagi kepribadiannya sanguinis, jelaslah kampret maksimal ~ Dan ngomongin soal kebiasaaan pekok tidur ini selalu ada cerita yang ga pernah bisa dilupain begitu aja, terutama selama masa kuliah yang baru terlewat dan selalu aku kangenin.


   Tingkat 1 jaman masih baru kuliah di STAN udah terkenal aja karena kerjaan tidur mulu, bahkan ketauan cowok yang ditaksir kalo hobi tidur pun aku bodo amat. Sampai suatu ujian Pengantar Hukum aku kejengkang karena ketiduran, dan dia KETAWA! AAAh, stupid. Dan itu memalukan banget. Yowis, tapi kebiasaan ga berenti. Another thing, pas ikut diklat STAPALA ketiduran pas push up. Ketauan senior " Siswa kamu ngantuk ya?" dan untung gak kena gaplok hehehe.
   Tingkat 2 kebiasaan tetap dan ya seperti biasa suka biking ngamuk orang kerjaan tidur aja, tapi emang orang tau aku kenapa suka tidur. I just dont care, tidur itu menyenangkan karena bisa refresh pikiran. Kalo kebanyakan sebenernya kasian jantungnya sih, tapi daripada bosan aku lebih milih tidur. Daripada ngobrol bosen, atau ga suka sama suatu keadaan tidur much more energizing , dude.Pas diklat ketiduran dimarahin senior, yaudahlahyain aja yaa..
Di kelas bangun tidur anak anak pada ketawa, ya mukaku kaya badut dicoret - coret spidol. Kampret ya.hahaha Karaokean bareng pas udah jadi anggota STAPALA dan ditinggal sendirian di ruang karaokee, tegaanyaa. Eh fotonya ada di kamera Macut, aku masih inget banget.
   Tingkat 3, banyak kejadian kampret juga soal kebiasaan tidur, di kelas ada tiga zombie, aku, Dendi dan Yessie. Awalnya aku paraaah banget, dan akhirnya mencoba memperbaiki kebiasaa buruk karena udah makin dewasa harusnya lebih wise ya. Oiya, Dendi itu kalo tidur sebutannya sleeping like a dead man hahaha Nah kalo Yessie hampir sama kaya aku, kalong juga dan hobi tidur di kelas. Ah, kangen kelas jadinya. Oiya kampret kejadian tentang tidur di kelas pernah tali sepatuku diiket di kursi dan jatuh pas aku bangun itu ulah Rio. Laennya pas tidur dikasih pertanyaan sama dosen dan gelagepan. Ada lagi, dibonceng motor pas mau beli jersey ke Tampur dibonceng si Joy hampir aja jatuh gara - gara aku ketiduran -__- Ada lagi pas aku tidur, parfumku dicampur Nu Gre#n Te@ sama Ali. Bwahahahangke emang tapi yaudah maklumin ajaa
Naik bis atau angkot kebablasan karena tidur udaaah sering bangeeet ~  Dan ada yang paling ngeri adalah ngantuk pas arung jeram, ampun banget masih trauma sampe sekarang perahu kebalik,alias ngeflip pas lagi ngantuk dan itu rasanya udah kek mau mati aja. Ya Allah, untung masih hidup sampe sekarang ~
   Pas magang pernah tiba2 kebablasan naik kereta hampir sampe depok gegara tidur juga. Pernah nubruk orang karena ketiduran, pernah juga tiba - tiba nyender mas - mas ga kenal karena saking ngantuknya hehehe maaapin yaaa maap
   Dan banyaaak banget kejadian ajaib yang kualami karena kebiasaan ini. Entah itu menyenangkan, lucu bodoh atau memalukan dan hanya layak dikenang tak layak diulang. Lucunya, kalo diinget bikin ketawa seru, pekok. Gak enaknya, kehilangan cinta (halah) karena jadi cewek kelewat cuek dan gak rapi beraturan, yaudah mungkin belum jodoh. Yang pasti semua hal yang terjadi karena kebiasaan ini bisa diambil hikmahnya,

Being a sleepaholic isn't a sin
It gives me tons of interesting stories to tell
But now I'm already 22, I know I'm not a kid anymore
I'm still a sleepy girl, but I'm now being better than before
I'm not just sleeping anywhere I want
I have reasons, dudes..
This is just a writing of a sleepaholic,

me,
Anggi Restiana Dewi

Selasa, 25 Maret 2014

Ini Rindu namanya


Karena Bintaro tak akan pernah sama lagi tanpamu..
Belum setengah tahun berlalu tapi rasanya rindu ini sudah membuncah, menggebu..
Rindu riuh ramai dan salam sapa setiap bertemu kawan..
ntah sekedar say hai atau berhenti untuk ngobrol lama..
Kangen jaman masih berkalung KTM kuning, pulang kuliah cabut ke bp, ke posko atau entah ngelayap kemana..
Kangen suasana kelas yang konyol ga pernah diam duduk tenang..
Kangen heboh bercandaan ece ecean..
Kangen ceng cengan heboh dan karaokean yang biasanya jadi ajang galau atau pelampiasan..
Kangen dikira cewek galau padahal udah movve on dari jaaman kapan..
Kanget sudut jalan, kosan, posko, kampus, lawson dan tempat maen rame ramean..
Wisuda sudah terlewat tepat lima bulan..
Aku rindu kalian, suasana dan semua hal yang telah lewat setahun lamanya..
Being the person who stay and watch everyone leaves you, it's seriously a sad thing..
Thats life dude,.and I choose to stay here, no matter what..
1 J Injaxion

duabetax

Hala Trojaan :D
my big family STAPALA


pauuuusss

trojan last moments

Salam dari lorong cinta ke Gedung I STAN,
Anggi :)
hello its lorong cinta hahaha

Falling in Love at the Train Station

   Train Station, a very familiar place to me since months ago.. Everyday I use commuterline to get into my working place. Started from October, I became a commuterline user wohoho, there are various stories you can have everyday as a user. You will never lack of stories as a commuter user, the train schedule that sometimes bring your mood down, seeing how people nowadays in this society, their habits, your social interaction with various people in every station you're at. Hahaha And even how you can find love, feeling the butterflies in your stomach everytime you see the person you're interested to/ like. Thats a very funny part I think..
   Once I've experienced that kind of thing, when I was in an unclear state with someone. I used to go everywhere with commuter. I was dilligent to wake him up, waited at the train station like a stupid and other things had already happened in the past time. Too many things happened back then, but ya it's already over now. It's just soooo yesterday, I already burried those memories with him last year. ommooo..
crowded station

   Starting the new year, new life and new working place, from Kuningan to Gondangdia and Tebet, and now I'm in Kasablanka it seems nicer as I get to know many people by becoming a part of this commuter life. Hahaha Sometimes, it's annoying to be left by the train you're going to take. And it's more annoying when you've waited long time and the commuter you wanna take is full like oh man how can I go to work by this thing. Another situation that may happened is being trapped at the station in such rainy days.. Ohoho it wastes your time actually, but it's okay as you can enjoy the moments.

this is can be called 'empty'

  Various people I get to know from this rush hours, and rush mass transportation called commuter bring me different atmosphere. There are some kinds of people there,one of them being called "Zombie" hahaha. My friend, named that for people who only focus on their smartphone, wearing headphone and ignore the surrounding. Another kind is " Shameless", kind of people who has no pity for others, as they get a seat they will never give it to another person even the person who deserves the seat like priority seat. They're getting on my nerves sometimes, ssssh shameless persons. There are also people called "Inspirator", this kind of people I met and knew in such a busy hours came to know me by our little talk at first, it grew bigger topic and sometimes this kind of people don't hesitate to share me their stories and inspirations. Some of them already have goood carreer but keep using this mass transportation as it gives no more choices for them living in a busy like hell place called Jakarta. I was seriously excited being a user, called Commet wkwkkw.. Ya, the commuter ticketing for us called Commet and I called myself commet too :D
   This is the most interesting part I wanna tell you, as I come to my workplace using commuter and I have Wiga,  my housemate who has the same routine as mine I came to know many people. This kind of people is adorable kind ~ Hahaha We got two name to mention, Mas Ganteng and Mas Cantik.. Or let's call them William and Antony wkwkwk.We used to take the same commuter in the morning when we're going to work and at the evening when we get back from work hahaha.. William uses the commuter at 6.30 while Antony often comes later at 7.00. They don't know each other hhahaha ya iyalah ~ William has a baby face and nice look and he's around his 25th I think, while Antony has a great figure and pale face pose good enough for a guy in his 26th maybe.. It's good to see them in the early day and end of the day afterwork hohoho
   Whenever Wiga see William or Antony she tells me hahaha.. Just consider them as moodbooster, it's good to like a stranger sometimes. I don't have to feel annoyed towards them or getting sick of them. And everytime I get the chance too see them, it's exciting you know rushing my way home and meet William or Antony. Kkekeke I'm crazy, right? And lalala I just don't care, I'm sick of people lately. Mmmm something about William broke my heart last three weeks but I just dont wanna care, he's just a stranger I met at the train station. It seems like he's a married man, I saw him wearing a ring uuuuu ~ #Akurapopo
And about Antony, I meet him more often than William. Antony get down at Sudirman Station, the place I used to go times ago. And I kinda feel familiar with his face since I've already seen him months ago. Hahaha His flat expressions and gesture can make you drool.. #oopsie,what did I just say? No, he has a pretty face but nice figure, so just call him "Pretty Boy" hahaha..
   Some stupid things can happen everytime you use mass-transportation, this commuter too. And it often happens when I see Antony. One night afterwork, I was kinda late getting in the commuter and it's Antony beside me. I slept while standing because I got no seat and I finally asked him where're we. His expression is flat -_-' Another stupid thing was when we wore the same colour shirt, his eyes almost fell down maybe he got shock seeing me wearing the same colour as his.. I never knew you sir,.hello stranger, I'm not following you. Maybe he thinks I'm his fan wearing the same colour shirt.And I think he already knew my stupidity and craziness..hahaha


   Another stupid thing happened two days ago when me and Wiga decided to get down at Sudirman. We take the downstair escalator to go up hahaha. Seems stupid, all people give a look and laugh at what I did..I felt seriously stupid, in front of him -__- And he already knows me and Wiga I think..Maybe he thinks us as his fans...hahaha It's okay since we both need something entertaining for our boooring working day xoxoxo
   And this morning I was trapped in an overload railway wagon, he's next to me and laughed everytime I got stuck =..= Above my head, there're hands everywhere, hands of people hanging above my head and it just arrrgh hurt my head whenever I get hit and he laughed so happily.. Zzzz how dare you sir -__-
Anyway, about my ngeceng partner, Wiga she's already resign of her office from now on.. And I'm left alone with shameful and stupid act last time..

Sometimes it's good to like a stranger than the person you used to be with
You can choose, someone familiar or someone who can make you flutter called stranger?
Falling in love is a good thing, so don't escape
Just let it flooow ~

Anyway, it's just a mixmatch stories I write..no offense, no hard feeling bro,
it's just another side of being a commuter user..
random writing of a girl who's in her fangirling time with her friend 
Anggi  :D

Kamis, 16 Juni 2011

Betapa Aku Sangat Berharap

"Makrab, malam keakraban. Udah gak asing lagi kita denger. Apalagi di kampus ini, tiap kelas, tiap organda, atau kita sebut aja tiap komunitas hampir semuanya adain makrab. Gak bisa dipungkiri pada akhirnya makrab itu seperti menjadi suatu kewajiban untuk diadain oleh suatu komunitas. Sangat disayangkan adalah kalau makrab dibuat karena untuk menjaga gengsi dan menghilangkan esensi sebenarnya dari makrab itu sendiri. Padahal makrab itu tidak menjamin suatu komunitas bisa lebih akrab, lebih kompak, lebih baik. Walaupun mungkin, salah satu kesan baik dari makrab adalah mengenal "sisi lain" org yang selama ini ada bersama dengan kita." --Ray--

    Aku cuma pengen ada makrab di kelasku.Berharap semua bisa mengenal sisi lain teman lainnya dengan lebih baik.Bukan karena ada niat lain dan ingin egois.Kamu tau?Kalo sampai ini dibatalkan akan sangat menyedihkan.Gara-gara 6 manusia tak mau atau tak bisa ikut aku tetap berharap acara ini bisa berjalan.Dengan segenap perasaan.Aku menyesal kemaren ikut aja setuju makrab batal dan diganti cuma jalan bareng.Gak asik dan sangat ga mengenakkan pasti..So much hatred for those apatis or whatsoever lah mereka.
    Kalian tak termaafkan hello..Bukan karena aku egois,biarkan acara ini berjalan walaupun ga lengkap.Betapa sulit 38 pasti datang,dan itu ga mungkin.Aku gak mau benci kalian,tapi itu keapatisan yang kentara dibuat-buat supaya ga ikut makrab.Persetan soal prinsip,persetan semua.Semoga yang ga bisa ikut ikhlas lah,jangan egois.Acara bareng ya harus dijalani bareng.Yang ga bisa udah konsekuensi..Bodoh amat apa yang mau dipikirin.Kesetiakawanan ga diukur gara-gara makrab jalan tanpa those 6 humans.Err..

ayolah kapan lagi kita bisa kumpul buat bikin kenangan tak terlupakan. "Jika tua nanti kita t'lah hidup masing2, ingatlah hari ini. . ."-Anam---
Ga enak kali pas tua ntar ga ada yg bisa diceritain ke anak-cucu kita. That sucks, pals !---Salam---

Dan akupun menangis karena makrab dibatalkan,memang kekanakan tapi itulah yang kulakukan,aku gak tahan dengan keapatisan..OK!!Gw BENCI!!!!!Makrab kelas 1 J cuma sekali seumur hidup,CAMKAN ITU!!KEBANGETANNNNNN