Tampilkan postingan dengan label Food and Health. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Food and Health. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 September 2016

Sop Kaledo di Tepian Kota

   Kota Palu dan Kabupaten Donggala, adalah dua wilayah yang berdekatan dan memiliki makanan khasnya yang melegenda. Ya, Sop Kaledo alias Kaki Lembu Donggala. Makanan yang memang memiliki bahan baku utamanya lembu dan hampir mirip dengan sop sumsum sapi ini tak pernah sepi pembeli. Para pembeli tak hanya berdatangan dari sekitaran wilayah Palu, bahkan ramai dari luar daerah pengunjung setia mengantri demi mencicipi kelezatan makanan ini.
   Salah satu tempat legendaris untuk menikmati sop kaledo ini terletak di tepian Kota Palu yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Donggala. Yang punya lembunya Donggala,tempat makan terkenalnya di Palu ya memang begitulah adanya. Salah satu kedai yang sudah terkenal dengan kelezatan sop kaledo olahannya adalah kedai Loli. Buka pukul 2 siang, kedai ini bahkan sukses membuat pembeli mengantri dari awal buka hingga malam tiba. Kaledo di kedai ini dimasak dengan tungku secara tradisional sehingga aromanya semakin kuat dan sop kaledonya makin nikmat disantap. Sayangnya ketika berkesempatan ke kedai Loli kami salah pesan menu, sehingga hari selanjutnya kami mencoba kaledo di tempat lain demi merasakan kelezatan sumsum tulang yang bisa dihisap hingga habis.
img_20160102_141405
Kaledo Loli
   Menikmati kaledo tak lengkap rasanya jika tidak ditemani buras dan singkong. Cukup berbeda cara menikmatinya bagi pecinta nasi seperti kebanyakan orang Indonesia. Kepulan panas kuah kaledo yang kaya bumbu bahkan sukses mengundang selera makan pembeli dan ingin nambah lagi nambah lagi.
Menunggu pesanan yang cukup lama tak sepadan dengan kecepatan kami makan yang hanya beberapa menit. Sop kaledo panas bertabur bawang goreng Palu yang renyah siap disantap. How tasty!
   Tak cukup sekali untuk menikmati sop kaledo ini, mungkin lain kali kita ke sana lagi? Let's save money and plan another trip there..
Cheers,
Restiananggi

Rabu, 24 Agustus 2016

Sensasi kambing di Sate Klathak Pak Pong

   Sate kambing adalah makanan yang dengan mudah ditemukan di berbagai daerah, pun juga di Imogiri, Bantul Jogja yang terkenal dengan sate klathaknya (nama menu sate kambing khas di sana). Dua yang paling terkenal adalah Sate Klathak Pak Pong dan Pak Bari. Sate Klathak yang saya kunjungi di kondangan trip lalu adalah Sate Klathak Pak Pong. Kuliner legendaris ini tak pernah sepi pembeli karena keunggulan rasa masakan olahan kambingnya yang tidak bau prengus dan lebih gurih.
20160723_205912.. IMG20160723205701
   Beralamat lengkap di Jl. Imogiri Timur KM. 10, Wonokromo, Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (timur Stadion Sultan Agung) ini menawarkan beberapa menu, mulai dari Sate Klathak (sate kambing khas Bantul), sate kambing biasa, tongseng, gule dan gule balungan (tengkleng). Menu yang dihidangkan di warung Sate Klathak Pak Pong asli ini sudah terkenal kelezatan rasanya, ditambah bau prengus kambing tak lagi tercium dari masakan yang dihidangkannya. Berbeda dengan bumbu sate kambing yang biasanya menggunakan kecap, bumbu sate klathak hanya menggunakan bawang dan garam yang meresap ketika dimasak. Harga sate kambing Pak Pong yang di tawarkan disini sangat terjangkau, antara Rp 12.000,00 sampai Rp 15.000,00. Untuk satu porsi sate klathak hanya terdiri dari dua tusuk sate tapi sudah mengenyangkan, potongan dagingnya yang besar - besar dan bumbunya yang meresap lembut tak bisa dipungkiri.
   Keunikan dari sate Klathak yang disajikan adalah pemasakannya yang menggunakan tusuk dari jeruji besi. Ini adalah kekhasan lain selain bumbunya. Penggunaan jeruji besi sebagai tusuk membuat daging lebih matang sempurna, selain itu karena sudah turun temurun dari awal menu sate klathak dipopulerkan.
IMG20160723205915
Penasaran dengan rasa sate kambing berbeda? Datang dan coba di Sate Klathak Pak Pong. Dijamin ketagihan!
Cheers,
Restiananggi

Selasa, 23 Agustus 2016

Gudeg Pawon Jogja

   Aroma nasi hangat menyeruak manakala antrian pembeli merangsek masuk ke pawon atau dapur dalam bahasa Jawa ini. Kepulan asap dari pawon nampak membubung tinggi, terlihat pemandangan yang khas dari pawon ini, gudeg yang dimasak di dandang (alat masak khas Jawa), nasi yang ditanak secara tradisional dan tungku api kayu tradisional, semua serba tradisional di sini. Bahkan nama menu andalannya dinamakan Gudeg Pawon karena pembeli akan dilayani langsung di dapur atau pawonnya.
IMG_20160722_225357
Berlokasi di Jalan Janturan No.36, Warungboto, Jogjakarta, Gudeg Pawon nan legendaris ini nyaris tak pernah sepi pembeli. Bahkan saking larisnya, gudeg habis hanya dalam waktu beberapa jam meskipun baru buka pukul 22.00. Gudeg Pawon adalah satu dari sekian kuliner legendaris Jogja yang buka di malam hari. Mengusung citarasa khasnya yang gurih tak seperti kebanyakan gudeg Jogja yang manis, ditambah paduan gudeg, krecek dan lauk pilihan seperti ayam dan telur, pengunjung rela mengantri demi bisa mencicipi masakan ini. Antrian yang mengular tak menyurutkan para pembeli untuk singgah ke Gudeg Pawon ini meskipun harus mengantri berjam jam.
IMG20160722221120
   Sesuai namanya, menu makanan yang disediakan di sini adalah gudeg, dengan lauk sampingan sesuai pilihan. Tersedia ayam atau telur untuk lauk, dibanderol harga mulai 9000 an untuk tambahan lauk telur dan 14.000 an untuk tambahan lauk ayam. Selain itu disediakan berbagai minuman tradisional yang akan menambah kenikmatan santap gudeg malam di sana. Yang jelas di sini, dengan harga tak terlampau mahal dan rasa masakannya yang nikmat, tak heran jika gudeg ini tak pernah sepi pembeli.
Bagi kalian yang mampir ke Jogja, mampir ke Gudeg Pawon adalah agenda yang tak boleh terlewatkan!
Cheers,
Restiananggi

Senin, 22 Agustus 2016

Ciao Gelato, your new favourite gelato

   Berkunjung ke Jogja, wisata kulinernya memang tak pernah membosankan untuk diulang kembali setiap kembali ke sini. Di samping ke tradisionalan makanannya, resto dan tempat makan modern kekinian juga tak henti menjamur di kota ini. Bagaimana tidak, Jogja yang kini semakin berkembang dan dicintai (dan juga dikeluhkan karena macet) adalah ladang subur bagi para penjaja kuliner dan masih surga kuliner favourite. Salah satu yang sedang hits hits nya adalah gelato. Ya, ice cream yang dibuat dengan Italian style yang sedang naik daun ini memang jadi pilihan. Bahkan dalam kurun waktu 2 bulan di Jogja sudah berdiri beberapa kedai yang menyediakan menu gelato. Mendukung cuaca Jogja yang sedang panas panasnya, menikmati gelato adalah hal yang menyegarkan.
  IMG-20160724-WA0048
pardon our face
   Berlokasi di Jalan Sutomo No. 46 Jogjakarta, Ciao Gelato sangat mudah untuk dijangkau karena letaknya yang persis di pinggir jalan. Di Ciao Gelato tersedia berbagai gelato aneka rasa yang siap memanjakan lidah pengunjung. Tersedia bermacam gelato segar yang bisa dipadukan sesuai selera seperti Orange, Strawberry, Mint, Chocolate, Cheesecake, Malaa, Lemon, Raspberry dan masih banyak varian lainnya. Harga es krim di Ciao Gelato dibanderol mulai 23.000 rupiah hingga 90.000 rupiah per menunya.
   Reduce the heat and feel the nice ambience there. I’m eating my gelato, how about yours? Happy eating Gelato people.
IMG-20160724-WA0029
 our gelato
IMG-20160724-WA0043
Cheers,
Restiananggi

Sabtu, 12 Desember 2015

Kambing Diguling ~

   Alhamdulillah rapelan datang, yang setahun menggantung nasibnya ditunggu tunggu akhirnya datang. Kantor sedang paceklik acara makan makan, kadang ada sarapan bareng, kadang IHT, dan kadang kadang tanpa acara. Lumayan ada rejeki, kami berenam akhirnya bisa nyumbang untuk satu acara makan bersama. Pengennya sih babi guling, karena mayoritas kami tak makan babi (aku juga) akhirnya dipesanlah kambing guling untuk acara.
   Sempat agak diburu waktu pas acara karena sebelumnya harus periksa telinga kiri yang kumat lagi, dan acara ini berlangsung lancar. Siapa sih yang ga bahagia makan kambing guling, ditambah ada lalapan dan pete sebagai pendamping, dan orange squash minumannya.



Alhamdulillah ya Allah, perut kenyang hati senang dan tensi darah naik.
Semoga ada momen lagi buat kambing gulingan next time, syukuran nikahan atau acara bakar bakaran maybe ~

Cheers,
Restiananggi
 

Jumat, 15 Mei 2015

Anggi's Sick Diary

   Arriving home as usual, after my daily routine from the office *read: jobless*, and doing everything like I used to. I never had such feeling that I will fall sick this easily. One fine Wednesday I suddenly fall sick after having a fever. I can't walk properly, vomit like I'll end my day just like that. I'm alive and grateful, untul today. It's been a week since the day I fall sick. I dont go to office for a week, not doing my routine and coming to work like the other day.
   I go to doctor, get threated and medicine to cure the pain. The thing is I hate medicine and the thypus I have, reminds me the same old days when I was hospitalized and drink tons of medicine like that. Ah, I hate the feeling of sickness. By the end of this week I'll be coming to training, ready to include myself in weak line ommo..

Please get better, be healthier and happier..


Not going to sick anymore,

Anggi R Dewi

Rabu, 18 Maret 2015

Angkringan

   Have you ever heard about angkringan? If you're living in Indonesia, Central Java and Jogjakarta it's familiar enough to find this angkringan thing. Angkringan which is also well known for it's "nasi kucing" menu or cat portion menu that's small for its amount and the price is economical and affordable, an alternative to spend time eating together with friends. Especially for students. Since the price is affordable, and the traditional menu they can have angkringan is one of most favourite places to eat. There are various food you can eat beside "nasi kucing", such as satay, fried foods like bakwan, tempe, tofu or "ceker" and other food called bacem. Bacem is kind of food (usually tofu, tempe and egg) made with traditional ingredients like palm sugar, ginger, bayleaf, pepper boiled then fried. Usually bacem tastes sweet, but I like it :D
If you haven't been to angkringan, try it once and you'll know why it's addictive to go there over and over again ~

Cheers,
anak gaul angkringan

Jumat, 06 Maret 2015

Ice Corner



   During my internship in Temanggung, the only eyecatching place to spend time together during long lunchtime in Friday is Ice Corner. After 3 months being around this neighbourhood, it’s a good thing that we find this place to have chitchat and eat ice and beverages. This Ice Corner also provides main course foods like noodles, fried rice and burger. With the price range from IDR 3k – 12k you can choose the menu freely. To be honest, tasty food with affordable price in such cozy place like this will make you difficult to tag a place If you don’t come earlier. It’s better to take order before lunch time if you don’t wanna be trapped in such situation. 







Overal this place is recommended in around Temanggung, its location also easy to be reached near Temanggung mosque.
Good place, good food and good friends, what else do we need


Temanggungers intern
Anggi Restiana

Selasa, 27 Januari 2015

Bikin Bekal Yuk !

    Bosan dengan makanan warteg dekat kantor yang terbatas, membawa bekal sendiri adalah salah satu alternative terbaik untuk menghemat rupiah. Selain irit, makanan yang dimakan pun kita tau takaran sesuai daya tampung perut sendiri. Sebagai cewek mandiri *bukan BRI atau BCA*, membawa bekal adalah urusanku sendiri, memasak bekal sendiri dan menyiapkan semua sendiri. Maklum emak sama bapak sibuk ngurusin warung makan, daan memang sedari kecil bisa masak jadi it’s oke wae lah
   Sempat masak memasak juga dengan makanan hambar ala diet mayo dan akhirnya berhenti, akhirnya aku lebih memasak bekal yang penting sayurnya banyak. Dan ini adalah salah satunya, Kwetiau goreng feggie *namanya sok idih ya*
.
20150115_073237
Bahan :
  • Kwetiau
  • 1 ikat Sawi/bisa diganti sayur hijau lain, missal brokoli atau kubis, dirajang
  • 2 butir tomat, separuh diiris untuk tumis
  • 2 butir telur
  • 6 siung Bawang,cincang
  • 6 biji cabe, iris
  • Garam secukupnya
  • Lada secukupnya
  • Gula aren secukupnya
  • Minyak goreng/ margarin
Cara Membuat :
  • Rebus kwetiau, tiriskan
  • Panaskan sedikit minyak/margarin dalam wajan
  • Bawang digeprek dan dicincang halus, masukkan, tumis hingga harum
  • Masukkan irisan cabe, gula aren, garam, lada, tomat
  • Setelah baunya harum, masukkan sawi dan masak hingga agak layu,
  • Tumis dan masukkan telur, dilanjutkan dengan kwetiau
  • Aduk hingga tercampur rata, bisa ditambah bumbu sesuai selera
  • Jika ingin lebih berwarna cokelat tambahkan kecap aduk rata
  • Kwetiau goreng siap dihidangkan
Resep di atas praktis kan? Daripada makan di warteg melulu, jadi anwar alias anak warung. Mending jadi arum kan? Anak rumahan dengan makanan dibikin di rumah. Selamat mencoba, mari selamatkan perut dengan menyaring sendiri makanan kita ~
Happy tummy ~
Anggi Restiana Dewi

Rabu, 07 Januari 2015

The Sense of Living as Cewek Ndeso

   Sebagai natural born dari pasangan orang Grabag, terlahir jadi cewek ndeso adalah takdir. Mau dipoles dan didempul setebal apapun, darah ndeso tetap melekat padaku. Biarpun sudah kuliah 3 tahun di (perbatasan) Jakarta dan setahun hidup mengejar KRL demi pengalaman permagangan di kantor akuntan dan mengenyam kehidupan Jakarta lebih dalam, jiwa ndeso ku tetap ada. 
   Setelah menelan kekecewaan karena tidak mendapat lokasi magang Kemenkeu DJP di lokasi pilihan (sebut saja Jakarta) aku dikirim kembali ke kehidupan pedesaan yang asri, menyenangkan tapi ya begitulah. Sedikit banyak gaya hidupku rusak selama kuliah dan di Jakarta, pulang adalah salah satu kesempatan untuk memperbaiki berbagai pola yang sudah acakadul ini. Pola tidurku yang dulu sebelum kuliah teratur tidur awal, berganti jadi tukang begadang setelah mengecap kehidupan Bintaro dan ibukota, kini kembali lagi seperti pola tidur bayi, usai Isya sampai waktu subuh badan ini siap diistirahatkan seperti dulu lagi. Hal lain yang tak kalah penting adalah pola makan, selama di Bintaro makan malam, nongkrong maupun kelayapan karena berbagai kegiatan membawaku pada pola yang sangat tak sehat, makan malam dengan jenis makanan yang ya begitulah, bahkan kebiasaan ngewarkop turut menyumbang ketidaksehatan ini.

masih ada sesawahan yang asri di desa


Mumpung pulaang, bisa makan kenyang dan sesuai aturan.. Tapi ya ini jeleknya hidup di tempat yang dingin, kecenderungan makan semakin tinggi sempat membuat berat badan naik sadis, turun karena diet mayo dan sekarang agak kapok diet dietan, yang penting makan makanan sehat diperbanyak. Udah gendut gendut aja sih, ribet amat pake diet -__- *ga gendut sih sebenernya, biar kedengeran lebay aja suka ngatain diri sendiri gendut kayak babi* hahahaha

sunset di atap rumah tetangga hahaha
   Aku memang cewek ndeso, tapi punya alergi dingin. Aneh ya, tapi memang itu yang terjadi. Setiap di rumah, bersin belasan kali sudah tak asing terjadi, gatal alergi karena dingin pun seperti siklus yang sering terulang. Hahaha Tapi senangnya di rumah, se nggak diurusin pun kalo lapar tak perlu harus ke warteg atau harmoni dulu beli makan atau belanja barang kebutuhan, mau makan tinggal makan, capek tinggal tidur, pusing tinggal ngobat. Ada hal yang patut disesali dan ada yang bisa disyukuri, nyesek karena ga magang di Jakarta membawaku bisa bersyukur karena hidup di rumah walaupun sering berantem, udara dingin dan asri pedesaan yang bisa kurasakan saat lari pagi dan musim hujan dingin yang selalu membasahiku tiap pulang kantor. Hidup Ndeso~ 



jam setengah  6 pagi udah sampe kaki gunung

temen ngelayap kala weekend

kalo yang ini di kotanya, alun - alun Magelang
ini strawberry sama fit sayurnya Jamaica jus, tempat gaul anak SMA

wedang ronde, tempat nongkrong favorit bareng Herba ~

bianglala di ujung desa, bukan desaku sih, desa tetangga hahaha
di air terjun Sekar langit, Grabag

Salam Ndeso,
dari cewek ndeso ~
Anggi R. Dewi

Minggu, 14 Desember 2014

13 Days of My Eating Diary, Mayo Diet ~

     Diet mayo, apa itu? Diet dengan makan mayonnaise dicampur ke makanan? Ternyata bukan, salah tafsirku tentang diet ini membawaku penasaran untuk ikut mencoba. Diet mayo adalah sebuah metode diet garam dan air es yang dipopulerkan di Amerika, dalam tempo 13 hari hanya mengkonsumsi makanan tertentu tanpa sekalipun memasukkan menu bergaram dan es dalam menu. Kita juga dianjurkan minum air minimal 2liter sehari. Kelihatannya cuma dua minggu, kelihatannyaa. Setelah melihat hasil si Iqbal turun 8 kg dan dengan keadaanku yang magang baru 3 minggu tapi berat naik sekian kilo sempat membuatku kaget dan ngeyel mencoba. Antara yakin dan tidak sebenarnya, tapi karena sudah terlanjur membeli selada, lemon dan sekian bahan yang menguras kantong diet ini pun kucoba.
    Mayo diet, what’s that? Diet by eating food with mayonnaise? The truth is not, my misunderstanding about this diet drives my curiousity crazy to try it. Mayo diet is a salt and ice diet method that’s popular in America, in 13 days consuming certain kind of food excluding salt and ice in the menu. We are suggested to drink min. 2 lt water a day. Seems easy only for two weeks. After seeing the result on Iqbal with his 8kg loss and my condition gaining several kilos in my 3rd week of internship that shocked me and it makes me wanna try. In between to try or not, but I`ve already spent money buying lettuce,lemon, and another diet materials, then I decide to try it.
    Kelupaan menimbang badan di hari pertama, dan akhirnya aku turun sekilo saat menimbang di hari kedua. Dan ternyata timbangan berat di kantor ini rusak ( Anggi, why are you so stupid? </3 )  dan ini sudah hari keenam saat aku menyadari menimbang dengan timbangan rusak selama lima hari ini. Di hari keenam aku menimbang berat di apotek dekat rumah. Dan ternyata berat badanku baik – baik saja, karena terlanjur sadar di hari keenam akhirnya kuputuskan untuk menyelesaikannya sampai hari terakhir. Yang nanggung nanggung itu ga baik bro ~
    Forget to check my current weight in first day, and I drop 1kg off when I check my weight in second day. And the reality is my office scales`s broken ( Anggi, why are you so stupid? </3 ) and it’s already 6th day since I realize that I check my weight these five days. In 6th day, I check my current weight in a pharmacy near my house. The reality is there’s no problem with my weight. Since I realize it in my 6th day, I decide to continue it till the last day. Halfway is no good bro ~
    Lupakan urusan timbangan, kembali ke topic tentang makanan yang kumakan selama 13 hari ini. Walaupun sempat melakukan kesalahan, at least aku meneruskan diet mayo ini sampai hari ke 13 . Dan inilah menu diet mayo ala Anggi Restiana Dewi ~
   Forget about the scales, back to the topic of my eating in those 13 days. Although several times I made mistakes, at least the mayo diet could be finished in the 13th day. And here are mayo diet menu by Anggi Restiana Dewi ~

·         Day 1
-          Pagi  : secangkir kopi + sepotong roti gandum 
Breakfast  :  a cup of coffe + 1 slice wheat bread
day 1 - breakfast






-          Siang  : 2 kentang + 2 tomat + 2 telur rebus + sawi
Lunch  : 2 potatoes + 2 tomatoes + 2 boiled eggs + greens
 
lunch day 2

Menu makan siang hambar menyiksa, yeks mau muntah, seharian lemes. L
The luch menu is tasteless, makes me sick, and powerless. L
-          Malam : selada + lemon + ayam rebus
Dinner  : lettuce + lemon + boiled chicken breast
day 1 -dinner
        Kecutnya  ampun T.T
        Sour ommo  T.T

·         Day 2
-          Pagi  : Jamu kencur + sepotong roti gandum
Breakfast  : herbal drink + 1 slice of wheat bread


-          Siang  : 1 kentang + 1 roti gandum +brokoli +telur rebus tomat ditambah bawang merica bubuk  + papaya
Lunch  : 1 potato + 1 wheat bread + broccoli + boiled egg with tomato plus garlic and pepper + papaya

Better than yesterday ~
-          Malam  : selada + lemon + ayam rebus
Dinner  : lettuce + lemon + boiled chicken

·         Day 3
-          Pagi : secangkir kopi + roti gandum
Breakfast  : a cup of coffee + 1 wheat bread

-          Siang  : selada tomat + telur rebus bawang mateng + brokoli + apel :3
Lunch  : lettuce tomato + boiled egg with garlic + broccoli + apple :3


-          Malam : selada ayam + lemon water , eh nambah nangka 3 biji maaap L
Dinner  : lettuce chicken + lemon water, eh plus 3 jackfruit sorry L


·         Day 4
-          Pagi  : secangkir kopi + roti gandum
Breakfast  : a cup of coffe + 1 wheat bread





-          Siang  : tahu putih bawang + 1 roti gandum + brokoli + tomat ayam + manga
I love the tomato chicken :3
Lunch : tofu garlic + 1 wheat bread + broccoli + tomato chicken + mango



-          Malam/ Dinner  : papaya lemon + yoghurt, heavenly :9


·         Day 5
-          Pagi  : jamu kencur + oatmeal mangga jeruk  
Plus pisang sama semangka gara – gara syukuran KPP habis senam. T.T
Breakfast : kencur drink + oatmeal mango orange


Plus banana and watermelon, Kpp hosting an event after gym T,T
-          Siang  : tahu putih dicukai + tuna tomat + brokoli + mangga
Luch   : tofu with vinegar + tomato tuna + broccoli + mango


Karena kebanyakan cuka, jadi pusing dan berakhir ga dimakan separuh lebih. Makan secuil roti krim dan lemes mau pingsan L Terus makan salak sama minum seliter air karena merasa berdosa cheating. Hari ini ke Temanggung fair dan jaga stan.
Too much vinegar, dizzy and ended up not being eateng. Eat a piece of creamy bread and limp, nearly blackout L Then I eat salak and 1lt water, feeling guilty of cheating. Today I attend Temanggung fair and be the host of my office stan.
-          Malam  : selada + separo pisang + lemon squash
Dinner  : lettuce + half banana + lemon squash



·         Day 6
-          Pagi  :  secangkir kopi + oatmeal mangga pisang
Breakfast  : a cup of coffe + oatmeal mango banana 


-          Siang :  brokoli + ayam bakar bawang + selada + mangga
Lunch : broccoli + burn chicken w garlic + lettuce + mango
 
-          Malam : 2 telur rebus bawang + wortel + lemon
Dinner  : 2 boiled eggs w garlic  + carrot and lemon



·         Day 7
-          Pagi   :  segelas jamu kencur + oatmeal apel
Breakfast  : a cup off kencur drink + oatmeal apple

-          Siang   : tahu + bayam wortel + ayam tomat + mangga
     Cuacanya bikin laper, makan 1 pisang lagi deh..


Lunch  : tofu + spinach carrot + tomato chicken +mango
Todays weather makes me hungry, so I eat banana then
-          Malam / Dinner : banana


·         Day 8
-          Pagi   : secangkir kopi + banana oatmeal
Breakfast  : a cup of coffee + banana oatmeal   


-          Siang  : kentang + tahu + telur tomat + sawi + apel
   Lunch : potato + tofu + tomato egg + greens + apple


-          Malam  : pisang rebus + air lemon
Dinner  : banana + lemon water




·         Day 9
-          Pagi   : secangkir kopi + mango oatmeal
Breakfast  : a cup of coffee + mango oatmeal

                 

-          Siang  : kentang + bayam + tahu telur oseng manis tomat + mangga
Lunch  : potato + spinach + egg tofu and tomato mix + mango



Udah cuek males banget hambar ga taha, ditambah bawang gula merah biar ga nyiksa
I don’t care anymore with the tasteless food, adding garlic and aren sugar for the taste
-          Malam  : jahe panas + gula non kalori
Dinner  : hot ginger drink + no calories sugar

·         Day 10
-          Pagi   : secangkir kopi + mango oatmeal
Breakfast  : a cup of coffee + mango oatmeal


-          Siang  : kentang + tahu + sawi +telur orak arik tomat + mangga
Lunch : potato + tofu + greens + scrumble egg w tomato + mango


-          Sore/ afternoon : papaya and banana

·         Day 11
-          Pagi   : secangkir kopi + oatmeal mangga
Breakfast  : a cup of coffee + mango oatmeal


-          Siang   : bunga kol + ayam + selada lemon
Lunch  : cabbage flower? + burnt chicken + lettuce lemon
-          Malam  : sawi + pisang + yoghurt
Dinner  : greens + banana and yoghurt :9


·         Day 12
-          Pagi  : segelas teh manis + oatmeal pisang
Breakfast  : a glass of tea + banana oatmeal


Dan cemilan di syukuran kantor, ketela ungu sama pisang rebus. Dan sebelumnya ada tart nyuil di syukuran. Ditambah sepotong bakso dan pangsit malang. Masya Allah, everything’s ruined. I don’t wanna do this anymore T.T

And the snacking in office’s event, cassava and banana. And a piece of the tart in syukuran event. Plus meatball and malang pangsit. Masya Allah, everything’s ruined. I don’t wanna do this anymore T.T

-          Siang  : selada + tauge + kentang + tomat + telur rebus + mangga
Lunch : lettuce + bean sprouts + potato + tomato + boiled egg + mango


-          Malam/ dinner  : wedang jahe /ginger drink



·         Day 13 ( Last Day :3 )
-          Pagi   : secangkir kopi + oatmeal
Breakfast  : a cup of coffe + oatmeal



-          Siang  : sawi bayam saus kacang + tahu + tomat + telur + mangga
      Lunch : greens spinach with peanut + tofu +tomato+ egg+ mango


-          Malam/Dinner : banana and yoghurt :9

    Nah, itu dia 13 hari diet mayo ku. Walaupun tergolong fail, setidaknya aku menyelesaikan apa yang kumulai. Biarpun banyak godaan dan itu menyiksa hahaha. Dua minggu memang terdengar sebentar, saat dimulai rasanya lama sekali waktu berjalan. Kata blog referensiku, saat diet mayo ini kita akan sering mengeluarkan racun tubuh melalui urin, jarang pup karena metabolisme tubuh sedang diatur, dan kulit menjadi lebih halus, and the fact those are the truth ~ Dare to try? Go for it. Asal siap dengan semua konsekuensi dan tahan nafsu selama waktu diet. Yang terpenting dari menjalani sebuah diet adalah komitmen. Hasil jangan terlalu dipikirkan, yang penting enjoy sepanjang diet ( diet mayo nyiksa, kalo ga siap jangan nyoba). As for me, diet mayo cukup kali ini saja. Silahkan dicoba tapi jangan ditiru gagal diet penuh ini wkwkwk. Keep eating healthily and be happy everyone ~

   Nah, that’s my 13 days of mayo diet. A failed one, but I finished what I’ve started. Although there’re too many obstacle and it suffers me a lot hahaha. Two weeks seems awhile, when it’s started then it feels like time goes really slow. Based on my blog reference, during diet our urination frequence will be more often, rarely poop caused by the body metabolism, and the skin be smoother, and the fact those are the truth ~ Dare to try? Go for it. As you’re ready for the consequences and hold your desire during the diet. The most important thing of diet is your commitment. Don’t think about the result, enjoy the process of diet ( mayo diet suffers you, If you’re not ready just don’t try). As for me, this mayo diet is enough. Just try but don’t do this failed version like mine wkwkwk. Keep eating healthy and be happy everyone ~
Anggi Restiana Dewi