Tampilkan postingan dengan label Surat Cinta Bangsal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Surat Cinta Bangsal. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Desember 2016

Indonesian guys and relationship in my view

   These days it's such a rare occasion for a girl to never date in her 20s. Its almost impossible to happen here in Indonesia,except for those religious ones. Many factors cause the case to rise that finally set another standard to find the match in the nearest age. Religion, origin tradition and education take place for deciding to choose a partner. Mostly because of those factors people date or unable to do so. People in Indonesia tend to follow the traditional value of their anchestor to finally get married.
   Nowadays value isn't as rigid as before, seeing people holding hands is nothing unusual. But, here my conservative value still stay the same. Holding hands is normal, but more than that I don't see it acceptable. Time flies, values move and norms tend to change, but I don' t take it all to change. People may think woman in their 20s or more as independent yet hard to get If they haven't married. The society still see marriage as a gate to grown up adult as a stability of life status. For some it happen, while on the other hand it's not yet happening.
   For a woman not to get married, or not yet interested in getting married many factors could be the trigger. Having a trauma with marriage life in the family could drive this to lead her not gonna jump into relationship like marriage, some have many to do list or even economical reason, some haven't found the perfect match. Actually, getting married or not itself is a personal matter that has different effect and reasons to do so. But sadly here in our country, people are being so judgemental to see others personal life. Being single or not, let's not disturb other people life matter.
   There's a saying " Woman tend to fall for words, while men tend to fall for face.". It's true and happen in most of people in relationship. But getting attached in a relationship is hard for me to do, there will always a factor that cause me to improve the status to be a lover. Falling in love with the wrong person, people say it would cause nothing. The fact is we're wasting time for nothing good happen there. It just don't feel right to date someone If you don't really love someone. It would be so unfair for you and that person, the relationship is fake by the way. Such a waste of time. Better staying alone, getting close to many people we consider as friends and hurt nobody's heart for the act. I am creating my zone in this case, having tired of the lovey dovey drama and stop having unreqruited love in my 21st, I am getting used to be alone. It's nice by the way, being independent and build better life goal myself before finding mr. destiny is good thing to do.
   Being already 20 plus and never date is such a rare occassion people always laugh for, I'm getting used to get bullied for staying single. Lose interest towards guys easily, feeling insecure about my scars, afraid of failing to build a great relationship, different beliefs loveline were all the factors that made me lock my self not to be in such relationship. Believe it or not, setting too many standards isn't good, being too strict also. I was disappointed of how most of the loveline I built ended up not going anywhere. I am nothing closer to the criteria most of Indonesian guys love, not a white skinned, not so girly and lovely, too direct and talk too much. I had enough of all the judgement, hear nice things and leave the bad things that keep me away from gratefulness is better. Finding a life partner would be easier to do If he aren't focus on searching, as a woman staying in the current position while doing self improvement is better than griefing and wondering where he has been.
Keep learning and stay waiting,
Just a woman wanna tell stories by writing,
Restiananggi

Rabu, 09 November 2016

Menolak Tua, cerita wanita yang hampir seperempat abad

   Bertambah tua itu pasti bagi setiap orang, tapi tidak dengan kedewasaan yang dimilikinya. Bertambah usia tapi tetap berjiwa muda pun tak mutlak dimiliki setiap orang. Si gadis yang hampir seperempat abad ini salah satunya, bergesernya umur dari belasan hingga ke titik dua puluhan terkadang melenakannya dan lupa telah berada di usia dewasa. Usia yang merangkak menuju angka dua puluh lima setahun lagi agaknya membuatnya semakin menyadari berbagai hal yang tampak berbeda dari yang biasa terjadi di kesehariannya. Satu persatu temannya mulai mengakhiri kelajangan, move to another stage of life katanya. Tak hanya satu dua undangan sampai di tangan dan tak jarang pula kesendiriannya sering menampar ketika dihadapkan pada kenyataan satu persatu penyokong kegembiraannya sudah tak lagi mudah ditemukan. Teman – teman dan sahabatnya sudah menyebar ke wilayah Indonesia raya merdeka.
   Dari ketidaknyamanan masa SMA yang hambar, berpindah ke masa kuliah yang warnanya terlalu banyak untuk dilukis, mencicipi kehidupan jadi corporate slave yang harus pontang panting berjuang mengejar KRL demi selusin gincu merah jambu, hingga terperangkap di pekerjaan yang membuatnya banyak duduk, si gadis yang menolak tua mulai tersadar bahwa banyak hal yang terjadi tak akan pernah sama lagi seiring berjalannya waktu. Seperti pepatah mengatakan,” Even the sweetest chocholate expires” dan itu sedang terjadi. Dia pikir mempertahankan passion selama menjadi pekerja kubikel cukup bisa membuatnya berbahagia, ternyata itu saja tak cukup. Kendala jarak dan keterbatasan ruang gerak di tempat kerja, serta pilihan laki – laki yang memiliki probabilitas menjadi pasangan terhitung kecil mau tak mau mengurungnya dalam gaya hidup yang cukup membosankan. Alhasil terseret menjadi anak mall pun menimpanya, yang tak terlalu suka hiruk pikuk mall yang isinya hambur – hambur uang saja.  Mending main ke hutan atau basah basahan di sungai (tapi banyak buaya di Kalimantan). Sebagian besar kegiatan dihabiskannya di kantor, mempertahankan passion tak semudah wacana ternyata. Bahkan sudah dua tahun lamanya carrier yang dibelinya teronggok sempurna di sudut kamar kos bercat hijau muda. Passion untuk traveling memang tetap dipenuhinya, tapi ternyata tak semua hal berjalan mulus. Mencari travelmate yang bisa flexible diajak kemana mana ternyata baru sebatas wacana, karena memang keterbatasan yang ada. Kondangan trip dan rombongan trip sudah menjadi rutinitas, tapi tetap saja kesepian tak berhenti menghampirinya setelah setahun menyeberang pulau Jawa. Maunya sih cepet nikah sama yang suka traveling juga biar seru kemana mana bareng, tapi teuing ah orangnya belom ada mau gimana hahahaha.
20150808_130039
this is one of the place where crocodiles life
   Bertambah tua tapi tetap bersikap layaknya remaja, susah le. Being in 20’s but acting like teenager, adults will see you childish and kids see you as a weird adult. How difficult. Bahkan untuk urusan status, ia enggan dicampuri walaupun sudah terlalu lama sendiri. Bukan tak mau berbagi hidup dengan seorang lelaki, tapi selagi sendiri lebih baik mengejar berbagai keinginan yang belum tercapai. Selama masih usia belasan, pacaran mungkin tidak terlalu menarik karena dekat dengan banyak orang mudah saja dilakukan. Kind of friends with benefit mungkin. Mudah saja pergi ke mana mana dengan siapa saja, tanpa perlu berpikir hal – hal lain. Begitu memasuki kehidupan kantoran sebagai pekerja kubikel, mau nemu satu saja susah. Kalau bukan pacar orang ya kecele sudah jadi suami orang. Mencari pasangan yang sekaligus partner jalan di dunia kerja ini apalagi, susahnya minta ampun sadisnya. Dan si gadis yang menolak tua lebih memilih bepergian sendiri, kenapa? Karena tugas wanita hanyalah kode – kode (yang sudah ga musim) dan menunggu laki – laki yang mendatangi, bukan malah beremansipasi dan mengambil peran mencari kepastian. Dan daripada dia sibuk bersedih menanti pendamping yang belum juga datang lebih baik dia melakukan perjalanan sendiri dan belajar lebih banyak hal berguna (dan ngebahagiain keluarga). Plan your solo trip further girl, and let the good man come to you in a great way.
People who have been single for too long is the hardest to love. So let her be and let her travel and fulfill the wishes she made for her life. People sometimes too busy to correct others life, but she don’t mind. Just sitting and waiting would bring her nowhere to improve. Let her be whatever she want and make her waiting worth to be doing in her great way.
Cheers,

Selasa, 18 Oktober 2016

Untitled

The clock is ticking as the sky begin to turn the color  from blue into black
My body moves as usual but I left my brain somewhere
I seem normally getting used to do my daily routine until I begin to do things strangely
I stare blankly more than before
I can’t close my eyes easily during the night
I can’t be the normal me who never wish to fall in love or expect ones
I quit my lovey dovey kind of drama since years ago
But something came up to my mind lately
The butterflies in my stomach are coming back already
For whom the trigger that set it this way I don’t quite catch my own mind and heart
Please be clear girl, you aren’t fancy being all alone this time

Minggu, 12 Juni 2016

Pekerja Kubikel dan Traveling

  Bekerja di sebuah kubikel bersekat yang membuat ruang gerak terbatas bukanlah cita - cita tapi alhamdulillah jadi pekerjaan yang harus disyukuri. Di balik ketidakcocokan jenis kepribadianku dengan pekerjaan clerical ini, tetap menyimpan idealisme dan passion adalah hal yang membuat kewarasan pikiran tetap terjaga. Merencanakan trip yang diinginkan sedemikian rupa di tengah padatnya kerja dan berkas yang menumpuk dengan semena - mena adalah kebahagian yang tidak terkira. Apalagi untuk trip yang akan menguras kantong, tenaga dan waktu, mempersiapkannya jauh jauh hari di sela kesibukan kerja adalah hal yang menyenangkan meski merepotkan. Repot untuk hal yang disukai bukan hal yang jelek kan?
Banyak orang yang mengatakan dan menganggapku banyak uang dan senang menghamburkannya untuk jalan jalan. Well, they wouldn't give me some entertainment though. Karepmu wis! Toh ini adalah bagian dari menjaga kewarasan diri dari setumpuk pekerjaan. Pekerjaan clerical inilah yang menjadi penopang semua cost untuk traveling ku. Well, I need this job to get money to make a living and go on the trip I want.
   Banyak hal yang bermanfaat dari traveling yang bisa kuambil pelajaran. Dari trip yang dilakukan ramai ramai, terutama seperti naik gunung kita diajarkan untuk tidak egois dan bisa bekerja sama dalam perjalanan, lebih responsive dalam berbagai keadaan mengingat kondisi alam yang bisa berubah sewaktu waktu. Ga mungkin kan kamu lihat temanmu kelelahan lalu dia ditinggal sendirian? Tapi mengukur kemampuan sendiri juga perlu agar nantinya tak menyusahkan rombongan. Untuk traveling dengan jarak cukup jauh dan dilakukan sendirian, the hype is getting more awesome. Bagiku yang tak terlalu cocok melakukan city trip dalam rombongan apalagi mengikuti tour, menyusuri seluk beluk tempat yang dikunjungi tanpa batasan waktu yang ditentukan orang lain adalah hal yang membahagiakan. Bebas berjalan ke setiap sudut kota, mengeksplore setiap objek wisata atau sekedar menyesap kopi favorite sambil memandang orang berlalu lalang adalah hal yang membahagiakan bagi 'mbak mbak kantoran' sepertiku. Daripada melihat tumpukan berkas yang selalu bertambah dan muncul masalah masalah baru, traveling adalah pelipur lara yang paling pas.
   Baru dimulai solo traveling yang kuimpikan di tahun 2016 ini, tertunda empat tahun memang tapi setidaknya lebih baik terlambat daripada ga pergi pergi kan? Ke luar negeri pertama kali di umur 24 sebagai birthday gift dan awal mula solo traveling, takut, excited dan deg degan bercampur jadi satu. Sah menjadi anak mainstream karena sudah ke Singapore akhirnya. Aku ndeso banget, yoben hahaha. Walaupun tujuan awal ke Turkey gagal karena keadaan sedang tak kondusif dan tiket yang tak berpihak pada keadaan, birthday runaway trip ini afterall menyenangkan. Dari solo traveling ini kewaspadaan sangat dibutuhkan, boleh berbaik sangka tapi tetap harus waspada melihat sekitar.
   Solo traveling sendiri mengajarkanku banyak hal, pelajaran yang tak didapat dari balik kubikel tempatku bekerja. Mulai dari pesawat didelay, tersesat di bandara mencari pintu keluar karena area yang maha luas, hampir kebablasan stasiun, nyaris kejepit di peron, bertemu teman baru sembari traveling yang akhirnya jadi partner keliling yang seru, banyak kenalan baru, sampai dikuntitin orang India yang setengah maksa menginap di kamarnya ketika menginap di suatu hostel, hingga pengalaman sekamar dorm dengan 9 orang yang sebagian besarnya tukang ngorok dan semuanya orang Indonesia (tega bener mereka ngoroknya) , semua hal aneh lucu dan tak terprediksi terjadi setidaknya menambah pengalaman hidup.
   It's already June, masa rehat bepergian karena masih dalam rangka ibadah puasa Ramadhan dan kantong yang borot akibat kebanyakan pengeluaran. Selamat menunggu sebulan lagi lebaran, kencangkan ikat pinggang demi bisa maaf maafan bareng keluarga dan Lebaran trip ke kampung halaman.
See ya!
Anggi Restiana, lagi puasa
 

Sabtu, 12 Desember 2015

Surat Untuk Sahabat di Surga

   Aku punya seorang sahabat yang sekarang sudah sekian lama meninggalkan dunia. Namanya Fita Fidayani, teman sekelas selama enam tahun masa SD yang pernah menjadi saksi suka duka hidupku pada masa itu. Mungkin kalau dia masih ada, kami saling ejek kapan dan siapa yang bakal duluan nikah. Mungkin kalau waktu itu era teknologi sudah maju, kami punya foto selfie berdua, tapi sayangnya tidak. Yang aku punya hanya kenangan, karena masa SD adalah yang paling ingin kukubur dari ingatan. Masa yang paling membuatku bangga dan hancur di saat yang sama. Kehadiran Fita dalam masa sulitku adalah satu hal yang sangat kusyukuri, mengalami musibah yang membuat luka fisik dan batin menyiksaku setidaknya terasa lebih mending ketika punya sahabat.
   Sebelum parasku rusak dia sudah menjadi teman yang baik, dan tidak berubah ketika wajah cantikku rusak dan diolok – olok oleh yang lain seperti gerandong. Sebelum aku kena musibah dan setelahnya pun sikapnya terhadapku tak berubah, dia tetap menyenangkan dan memperlakukanku sebagai teman baik. Fita yang dulu rambutnya sering dikuncir kuda, selalu membantuku menguncir rambut, rajin mengajakku puasa Senin Kamis karena aku sering lupa, dan selalu tertawa keras dengan suaranya yang khas. Walaupun bercandanya sering garing dan tak lucu, dan aku yang kelewat jahat sewaktu berpendapat, toh namanya berteman kami tetap bisa akur. I miss her so damn much, and will always do since she’s already gone for long time ago.


 Hal yang paling menyayat hati ketika mengingatnya adalah ketika aku dalam keadaan terpurukku setelah luka bakar yang kualami. Satu persatu teman baikku yang kebanyakan laki – laki menjauh, menjaga jarak, bahkan sempat membullyku dengan tega, buku – buku dan tasku disebar di lantai dan diinjak – injak, mereka mendorongku ke tembok dan mengabaikan pembelaan diriku, parahnya lagi itu karena aku difitnah teman sekelas yang kukira teman baik. Aku tak menangis ketika mereka memperlakukanku seperti itu, tapi air mataku terjatuh ketika ada yang membantuku memunguti barangku satu persatu. And she was beside me during that hard time I was having, and smile saying that I should be strong. How can I not be grateful for having her as a friend?
Kelas lima dan kelas enam SD aku sudah bangkit dari keterpurukan. Singkat cerita kami lulus dan bersekolah di SMP berbeda, aku sekolah di kampung halaman sedangkan Fita merantau ke Solo untuk sekolah di asrama. Kehidupanku selama SMP sangat bahagia, sampai suatu ketika berita duka itu datang. Fita meninggalkan dunia ini untuk selama – lamanya karena komplikasi penyakit yang dideritanya dan sebelumnya ayahnya meninggal karena kecelakaan. I was brokenhearted to hear the news, too brokenhearted that I cant even smile during the day.
Kami melayat ke rumah duka, ibunya pingsan seketika kami datang. Aku bahkan tak kuasa melihat keseluruhan prosesi ke pemakaman, terlalu sedih melihat sahabatmu terbaring di keranda dan siap dikebumikan. And that was the saddest day when you lose a good friend. Semoga dia diberi tempat terbaik di sisi Allah.


Now its been eleven years since you’ve gone my friend

It was a pleasure to be friends with you

Remembering you sometimes too hurtful

I can’t even stand my head straight, can’t even smile

Cry you a river of tears like never stop

I found a song recently that assemble the things when I miss you my friend

It’s Maher Zain’s song, So Soon, If only you can listen to it

It tells me how you went so soon, you left so soon and I have to move on

I cry hard everytime I hear the song

It remembers me of you
Dear Fita, I miss you

 Yours trully,
Anggi

Senin, 30 November 2015

Cintaku di Pulau Sebelah

That “Cintaku di Pulau Sebelah” photograph that made me get bullied
For what? Of course for the arrow that pointed to the neighbor land, where one guy I used to like in the past living.



I just wonder why I like this picture anyway, it pointed to the land beside me while I don’t really know where he will be
Being single is the mistakable position anyway, even when you deny being in a relationship with someone people tend to judge all the way you do
Getting close to someone will lead you to misjudgement of your status
Not accepting someone who’s coming, labelled as a picky old biach
Life is funny isn’t it?
I enjoy being alone, broken hearted, cure it with fangirling, getting hurt again, then give up for this long
I am just happy yet sad the same time
I will just wait If it’s me who should travel across countries to find him, or just stay where I am and he will be coming.
We’ll see how  “ Cintaku di Pulau Sebelah” reality would be ~

Sabtu, 28 November 2015

Afraid

Afraid to fall down from heights, afraid to cross the bridge while watching around me
Afraid to fall in love again
That would be the same feeling to have here
Afraid of heights is one thing I have for long, I will mumble or scream when my fear reach its limit
Same thing going to happen when my fear of falling in love happen

For all this 23 years I've lived, broken heart and being ignored or being left are my close friends, I've reacted to those in many ways
Who knows what I did behind every smile and happy expressions I showed to you people
There's a saying ' The one who laugh the most, cry the loudest', same thing happens here
Even though people see me as a though girl, crying wouldn't be impossible to me
I've been crazy for these past years, failed to improve the status from friend to the next level was one of the thing ever driving me insane
I closed the probability I had with another guy then live faraway from suck love stories
It's just the same analogy when I once fall from heights or being slipped when passing a bridge, I don't wanna cross it again

Last Sunday I realize it, why being afraid when you haven't even try it..
Suck things may happened in the past but who knows this gotta fail or succeed...
Being so sure then I cross the bridge from heights slowly but sure and feeling happy that I am able to go through it..
Same thing gonna happen, I won't close my heart just because I'm scared of the suck love stories I had..

Passing the bridge and succeed, falling in love again and be happy finding your Mr destiny~~

Cheers,
Stay gorgeous and happy,

Anggi

Senin, 09 November 2015

Goodbye First Love


Goodbye First Love
I’m saying this to my five years one sided love
The one I really loved and always compare to every guy I meet in life
It’s unfair to always do this, maybe first love to me supposed not to succeed
Goodbye and take care you there
I’m doing this for my heart to be at ease
I don’t wanna feel burden anymore while loving in only one side
I don’t wanna wait for the one who’s not willing to come
Or even give no thought of doing it once
I wonder everytime If you’re really the one 


Long time ago I got started, that time too I don’t know what was my reason to grow my feeling
But I keep being a nuisance to others that I cannot even move my heart from you
I was too hard on myself not to move from you
The one I can not even have as the loved one
I realize that I was only too young and naïve
When I first knew and fell for you then

I was able to move from you but turned out it was failed
Since he left me for another girl
I thought it would be that I meant to stay and hold my feelings for you
Months ago it was terrifying that we met again
But I found myself still as naïve as my old one
I decided that it was the last time I fell really hard for you
I kept my head straight to face you
I was happy and disappointed at the same time
That you’re still the old you, cold and just like before
I don’t wanna waste my time again, waiting for uncertainty
Staying in this side will be more hurtful to me
It’s a new start to me, moving to a new land and create new stories
There’s no such thing like silence love, or one sided one
I’ll go find the spoken one, whether it’s gotta be you or different man
Just wishing you a good life
I’m being a new me, just happy and fine

Goodbye, first love..

An already numb girl,
A.R.D